Palembang –Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Nasrun Umar meresmikan penerbangan umroh langsung Palembang- Jeddah maskapai Lion Air Group yang menggunakan pesawat terbaru Boeing 737 Max 8 berkapasitas 175 penumpang.

 Penerbangan langsung tersebut merupakan harapan mansyarakat Sumsel sejak lama yang diwujudkan Lion Air Group dengan harapan dapat semakin memudahkan masyarakat Sumsel yang hendak melaksanakan ibadah umroh. Peresmian berlangsung di ruang Boerding Gate Bandara Internasional SMB II Palembang, Senin (13/11).

Menurut Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar, dibukanya penerbangan langsung Palembang-Jeddah merupakan hasil tindak lanjut dari pertemuan antara Gubernur Sumsel Alex Noerdin dengan CEO Lion Air Group di Kedutaan Besar RI, di Kuala Lumpur 5 bulan yang lalu.

Dijelaskannya, dalam pertemuan tersebut telah disepakati 4 rute baru yang akan dilayani maskapai Lion Air Group yakni Palembang-Subang, Palembang- Malaka, Palembang-China, dan Palembang-Jeddah.

“Dibukanya rute baru ini memberikan suatu nilai tambah luar biasa bagi masyarakat Sumsel dalam melaksanakan ibadah Umroh karna memberikan berbagai kemudahan, terpenting kita bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang nyaman,” terangnya.

General Manager Service Lion Air Group, Ari Azhari mengatakan, penerbangan Palembang-Jeddah dibuka satu kali dalam seminggu yakni di hari Senin, berangkat pukul 15.00 dan tiba di Jeddah pukul 22.45 waktu setempat.

“Pesawat yang kita gunakan adalah tipe terbaru Boeing 737 Max 8, selama perjalanan hanya dilakukan satu kali pemberhentian untuk mengisi bahan bakar di Trivandrum, India selama 30 menit dan jemaah umroh tidak perlu turun dari armada,” ungkapnya.

Lanjut Ari Azhari, Selain Palembang-Jeddah, Lion Air Group juga membuka layanan perjalanan umroh langsung menuju Jedddah di beberapa kota lainnya seperti Pekanbaru, Banjarmasin, Surabaya, Solo, Padang, Bandung Balikpapan, Banda Aceh, dan Jakarta.

“Keseluruhan penerbangan langsung menuju Jeddah yang dilayani Lion Air Group ada 11 kota, Palembang menjadi yang ke tiga diresmikan setelah yang pertama Pekanbaru dan kedua Banjarmasin,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumsel, Anton Wahyudi mengatakan, diresmikannya penerbangan langsung Palembang-Jeddah merupakan hasil kerjasama antara ASITA Sumsel dengan pihak Lion Air Group yang melihat betapa repotnya jemaah umroh lanjut usia yang harus transit saat melakukan perjalanan ke tanah suci.

“Tercatat untuk penerbangan perdana Palembang-Jeddah Lion Air dari November 2017 sampai Januari 2018 telah terisih penuh. Kita yakin penerbangan umroh Palembang-Jeddah akan menciptakan pasar tersendiri yang menjadi pilihan baru bagi jemaah umroh khususnya dari Kota Palembang dan sekitanya,” pungkasnya. (rill)

Artikel Terkait