PALEMBANG — Untuk mempererat tali persaudaraan antara anggota Pramuka Muhammadiyah se-Sumatera Selatan dan lebih menekankan nilai religius. Sebanyak 1680 praja muda karana (Pramuka) Muhammadiyah tingkat penegak Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti kegiatan perkemahan Gema Muhammadiyah ke-12 di Bumi perkemahan Cadika Palembang, Rabu (21/9).

Ketua pelaksana kegiatan Perkemahan Gema Muhammadiyah ke-12, Apriadi Budi Santoso mengungkapkan, ada sebanyak 1680 penegak pramuka se-Sumsel yang ikut berpartisipasi. Dimana ada 108 sangga putra dan 105 sangga puteri, dengan total tenda yang didirikan sebanyak 213 unit.

“Kegiatan pramuka Muhammadiyah ini lebih menekankan nilai religious, saat pramuka lain sibuk mengadakan kegiatan yang bertepatan dengan suara adzan, maka kami segera menghentikan aktivitas untuk shalat berjamaah,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel yang juga sebagai Ka Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel, Mukti Sulaiman mengatakan, pemerintah Sumsel akan mendukung kegiatan Pramuka Muhammadiyah.  Kewajiban pramuka itu untuk membantu pemerintah guna menjaga lingkungan, seperti reboisasi seusai kebakaran hutan.

“Doktrin Pramuka Muhammadiyah yaitu amar ma’ruf nahi munkar, dan pramuka pada umumnya adalah cinta tanah air. Kami berharap, kegiatan ini akan berlanjut dan lebih meriah lagi kedepannya,” katanya usai membuka kegiatan perkemahan.

Sementara, wakil kepala majelis pembimbing gugus depan (wakamabigus) sekaligus Wakil rektor 3 universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Muchsiri Muktarudin menambahkan, kita akan mengadakan evaluasi pada setiap kegiatan, kita ingin peran Pramuka Muhammadiyah semakin luas. “Tidak hanya sebatas kegiatan perkemahan, kami juga berencana melakukan pelayanan public kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya seusai mengantar Ka Kwarda Sumsel meninggalkan acara.

Sebelum penutupan, sambungnya, mereka akan diundang ke UMP untuk lebih mempererat tali silahturahmi. “Kami (UMP) sebagai tuan rumah penyelenggara tentu ingin menyambut peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel dengan maksimal,” katanya.(juniara)

Related Post