PALI — Pasca terbakarnya gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten PALI beberapa waktu lalu yang menghanguskan seluruh ruang kerja pimpinan, ruang Komisi dan Kantor Sekretariat Dewan (Sekwan), kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU-CK) merenovasi gedung eks PT. Medco untuk difungsikan sebagai penggantinya.

Hal itu diungkapkan kepala Dinas PU-CK Putra Sumito, Selasa (26/7), bahwa DPRD melalui Sekwan merekomendasikan gedung tersebut diperuntukkan sebagai pengganti gedung yang terbakar dan telah disetujui Bupati. Namun terlebih dahulu merenovasi bangunan itu karena kondisinya belum layak pakai.

“Setelah kita tinjau bersama antara pimpinan Dewan, Sekwan bahkan Bupati juga sudah mengecek bangunan itu, beliau (Bupati) menyetujui untuk direnovasi karena bangunan itu harus diperbaiki terlebih dahulu.Sumber dananya dari APBD tahun 2016 dari kos bantuan tanggap darurat sebesar Rp 350 juta dengan target selesai satu bulan,” terangnya.

Diakuinya bahwa status kepemilikan gedung tersebut masih tercatat milik PT Medco namun sekarang masih proses hibah.

“Bangunan tersebut terletak didalam wilayah rencana hibah dari Pertamina ke Pemkab PALI yang luasnya 43 hektar, sekarang statusnya masih proses dan posisi bangunan itu berdekatan dengan bekas kantor Dewan yang terbakar,” jelasnya lagi.

 Ia juga mengatakan bahwa konsep renovasi bangunan eks PT.Medco hanya sementara. “Memang konsepnya sementara, namun pak Bupati memerintahkan agar dibuat senyaman mungkin karena gedung DPRD merupakan wajah Kabupaten ini dan demi menunjang kinerja para Dewan walaupun gedung tersebut bentuknya minimalis.Karena tahun 2017 direncanakan akan mulai pembangunan perkantoran Pemkab termasuk gedung Dewan,” beber Putra.

Sementara itu Bupati PALI Heri Amalindo menjelaskan bahwa perlunya dibangun kantor wakil rakyat ini untuk memudahkan para dewan dalam menjalankan perkerjaannya.

“Seperti kita ketahui kantor Dewan kita habis terbakar seluruh ruangan Komisi dan sekarang mereka bekerja di ruangan rapat Paripurna.Kita harus percepat renovasi gedung itu supaya wakil rakyat kita ini bisa berkerja dengan nyaman,” kata Bupati. (yudhi)

RelatedPost