PALI — Himbauan pemerintah agar seluruh warga negara Indonesia harus punya e-ktp sebelum akhir september tahun ini ditindaklanjuti oleh seluruh Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) yang ada di negeri ini, termasuk Disdukcapil kabupaten PALI.

Untuk mencapai target tersebut, Dinas yang melayani urusan kependudukan ini terus melakukan berbagai upaya seperti perekaman jemput bola, sosialisasi melalui berbagai media serta menyebarkan pamplet yang isinya mengajak masyarakat untuk melakukan perekaman agar seluruh warga PALI sebelum batas yang ditentukan sudah punya e-ktp.

Selain upaya Disdukcapil, antusias masyarakat juga cukup tinggi, seakan tidak mau ketinggalan, masyarakat Kabupaten PALI yang belum mempunyai e-ktp berbondong-bondong mendatangi kantor Disdukcapil atau tempat-tempat yang disediakan Disdukcapil untuk mengurus pembuatan e-ktp.

Seperti yang terlihat di salahsatu acara hiburan rakyat di depan golf pendopo dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke 71, ratusan warga serbu stand perekaman e-ktp.

“Saya sempatkan hari ini datang untuk mengurus KTP, karena takut telat. Selama ini saya sibuk karena saya bekerja di perusahaan kelapa sawit dan jaraknya juga cukup jauh sebab saya dan keluarga tinggal didalam barak perusahaan,” ujar Suyitno, warga Desa persiapan Karang Tanding Kabupaten Penukal Utara, Selasa (30/8).

Sementara itu, Rismaliza Kepala Disdukcapil Kabupaten PALI mengatakan bahwa pihaknya terus menggenjot target agar sebelum akhir september ini seluruh warga wajib KTP di Bumi Serepat Serasan bisa terekam semua.

“Kami yakin akan kelar semua sebelum akhir september, karena kami terus lakukan jemput bola serta sosialisasi sampai ke pelosok. Jadi tidak ada alasan lagi kalau warga masih belum punya e-ktp. Selain jemput bola, kita juga manfaatkan momen atau acara keramaian untuk menggelar perekaman, masyarakat tinggal menunjukan foto copy KK tanpa surat pengantar untuk perekaman e-ktp,” beber Risma.

Diakui Risma, bahwa kendala yang dihadapi dilapangan adalah jaringan internet serta tinta untuk pencetakan e-ktp. “Kalau jaringan lancar, tinta ada dan blanko cukup, pencetakan e-ktp bisa cepat. Namun kendala itulah yang sedikit menghambat pekerjaan kita. Tapi alhamdulillah, sampai hari ini  sudah 91,40% warga PALI melakukan perekaman dan dari 105.746 warga wajib KTP, e-ktp yang sudah dicetak sebanyak 91,84 %,” tutupnya. (yudhi)

Artikel Terkait