PALEMBANG — Perkembangan pariwisata provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini tengah berkembang pesat. Oleh karena itu pemerintah provinsi Sumsel melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata membangun sekolah Politeknik Pariwisata Palembang.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga usai menghadiri kuliah umum serta menyaksikan Penandatanganan MoU Poltekpar Palembang dengan International Management Institute Switzerland dan Asia Pasific Institute for Event Management di Griya Agung, Selasa (11/10).

Menurutnya, kondisi pariwisata di Sumsel adalah nomor dua penyumbang tenaga kerja terbesar setelah pertanian. Sehingga untuk menciptakan pengurangan kemiskinan salah satunya.dengan meningkatkan kualitas tenaga kerja pariwisata. “Karena yang kita tahu pariwisata tidak ada habisnya. Jadi, Kami yakin industri pariwisata semakin lama semakin berkembang, nah dengan membangun sekolah pariwisata sama saja membangun pekerja pariwisata yang sudah berstandar,” jelas Irene.
Diungkapkannya, saat ini baru ada 48 ribu pekerja pariwisata di Sumsel, sedangkan untuk yang memiliki sertifikasi hanya ada 5000 pekerja. “Target kita untuk Asian Games 2018, Sumsel bisa mencetak 30 ribu pekerja pariwisata. tahun 2016, 10 ribu pekerja.pariwisata juga 2017 dan 2018 setiap tahunnya 10 ribu pekerja. Semoga saja tercapai apa yang kita targetkan,” tutupnya. (juniara)

Related Post