Jelang babak semifinal, kontestan grup X sepakat bahwa kualitas wasit di turnamen Piala Gubernur Kaltim perlu ditingkatkan. Bahkan secara terang-terangan pelatih Surabaya United mengusulkan permintaan yang tidak lazim di pertandingan sepakbola yakni pemutaran rekaman ulang untuk meminimalisir kesalahan wasit di lapangan.

“Kami tahu ini tidak diperbolehkan, namun karena Piala Gubernur Kaltim hanya merupakan turnamen dan sistem trofeo juga sebenarnya bukan aturan resmi FIFA, maka kami mengusulkan apakah diperbolehkan diputar rekaman ulang dari televisi seperti yang sudah diterapkan di cabor bulutangkis, jika memang terjadi kesalahan maka tentu wasit harus merubah keputusannya,” jelas Ibnu.

Dirinya mengaku selama babak penyisihan Grup C yang dimainkan di Balikpapan, pihaknya beberapa kali mendapat kerugian akibat keputusan wasit. “Ada wasit yang tidak jeli, pemain A yang melakukan kesalahan namun justru pemain B yang diberi hukuman kartu kuning. Belum lagi keputusan yang terlambat atau tidak sesuai dengan Law Of The Game,” bebernya.

Hal yan sama juga disampaikan pelatih PBFC, Basri Badusalam yang berharap di babak semifinal ini wasit yang memimpin dapat lebih tegas dan tidak ragu-ragu dalam memimpin pertandingan. “Kualitas sebuah pertandingan itu sangat tergantung dari kepemimpinan wasit, bila mereka ragu dan banyak membuat kesalahan, maka bisa mempengaruhi pemain,” ujar Basri.

Sementara di kubu SFC, Hartono Ruslan hanya mengingatkan bahwa wasit juga harus memperhatikan dan melindungi pemain di lapangan. “Di turnamen ini, kami sudah kehilangan Firman Utina yang terkena cedera akibat benturan keras saat pertandingan, yang saat itu lawan yang melanggar malah tidak diberikan hukuman apa-apa,” tegasnya.

Panpel turnamen PGK sendiri saat technical meeting juga menyampaikan aturan unik lainnya yakni pemberlakuan sistem undian bila ketiga tim memiliki poin yang sama nantinya. “Jadi apabila ketiga tim punya poin sama, head to head yang sama maka pemenangnya akan diambil dari sistem undian,” ujar Yunus Nusi, wakil ketua panitia turnamen PGK.

Perkiraan susunan pemain SFC

Dian Agus Prasetyo (PG), Wildansyah, Fachrudin, Achmad Jufrianto, Syaiful Indra Cahya, Asri Akbar (c), Yu Hyun Koo, Ichsan Kurniawan, M Ridwan, Bayu Gatra, Alberto Goncalves.

Cadangan : Yogi Triana, Ngurah Nanak, Zalnando, Hapit Ibrahim, Anis Nabar, Airlangga Sucipto, TA Musafri