Pelatih senior Rudy William Keltjes digadang-gadang akan segera menjadi arsitek bagi pesepakbola muda binaan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumsel tahun ini. Eks pemain timnas Indonesia ini menggantikan pelatih sebelumnya Andi Susanto yang tidak diperpanjang kontraknya pasca kegagalan meloloskan tim PON Remaja Sumsel akhir tahun lalu. Demikian disampaikan oleh sekretaris Asprov PSSI Sumsel, Augie Bunyamin saat ditemui Kamis (26/3) sore.

“Rudy Keltjes nantinya akan menjadi pelatih kepala dan membawahi beberapa tim mulai dari U12, U14, U17 atau U19,” ungkap direktur hotel Swarna Dwipa Palembang ini. Selain melatih para pemain muda, Rudy Keltjes juga diharapkan menularkan ilmunya kepada pelatih lokal di Sumsel terkait pembinaan usia dini.

Menurutnya, komunikasi intensif dengan Rudy saat ini terus dilakukan dan kedua belah pihak pada prinsipnya sudah sepakat untuk menjalin kerjasama. “Dalam beberapa hari kedepan Rudy Keltjes akan sudah tiba di Palembang dan jika tidak ada aral melintang maka di awal bulan April sudah akan mulai melatih,” tambahnya. Namun dirinya belum bisa memastikan apakah kehadiran Rudy juga akan merangkap sebagai pelatih SFC U21, peran yang dilakoni oleh Andi Susanto musim lalu. “Untuk di SFC U21 belum dapat dipastikan karena harus berkoordinasi dengan jajaran PT SOM dan manajer SFC senior terlebih dulu,” jelas Augie yang musim lalu menjabat sebagai manajer SFC U21 ini.

Sementara itu, Rudy Keltjes saat dikonfirmasi mengaku memang sudah melakukan pembicaraan dengan Asprov PSSI Sumsel terkait kemungkinan melatih pemain muda di Sumsel. “Cuma belum tahu apakah untuk di SFC U21 atau tim PON Sumsel, dalam waktu dekat saya akan ke Palembang untuk membicarakan lebih detail lagi,” ungkapnya saat dihubungi Kamis (25/3) sore. Dirinya juga menambahkan bahwa target lain yang diusungnya jika jadi diberi kesempatan melatih di Sumsel adalah mencetak pelatih lokal yang berkualitas. “Saya penasaran sekaligus gregetan mengapa Sumsel tidak ada pelatih yang menonjol, Sumbar saja menelurkan beberapa di tingkat nasional. Padahal dari sisi bakat atau infranstruktur rasanya fasilitas di Palembang jauh lebih lengkap,” tegasnya.

Hubungan manajemen SFC dengan Rudy Keltjes memang sudah terjalin saat 12 pemain SFC U21 mewakili Indonesia di turnamen Cotif Alcudia Spanyol, Agustus tahun lalu. Kala itu Rudy merupakan pelatih timnas U21 Indonesia yang berkesempatan menantang tim raksasa dunia yakni Argentina dan Barcelona.