Prinsip Don’t Change The Winning The Team sepertinya tidak berlaku bagi sosok Widodo C Putro. Pelatih Sriwijaya FC tersebut memang selalu mengganti susunan line up pemain di 4 laga yang sudah dimainkan di kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016. Praktis hanya di 2 laga awal sewaktu melakon laga tandang melawan Persib Bandung (29/4) dan Persiba Balikpapan (6/5) lalu, WCP tidak merubah pemain di starting eleven.

Sementara di laga terakhirnya sewaktu SFC bermain melawan Bhayangkara Surabaya United (22/5) di stadion Gelora Delta Sidoarjo, WCP secara mengejutkan kembali melakukan kejutan di starting eleven dengan memainkan rekrutan anyar yakni Mauricio Leal sejak menit awal. Padahal pemain asal Brasil tersebut baru tiba di Indonesia, Senin (16/5) lalu dan sempat diragukan apakah dapat langsung beradaptasi dengan pemain lainnya.

Menanggapi hal tersebut, eks asisten pelatih timnas Indonesia ini mengaku bahwa keputusannya tersebut tidaklah muncul secara tiba-tiba dan sudah melalui banyak pertimbangan. “Terlalu berlebihan jika setiap ada perubahan di line up selalu disebut sebuah pertaruhan, di SFC saya punya 24 pemain yang semuanya berkualitas. Saat latihan saya selalu memantau perkembangannya dan yang diturunkan merupakan yang terbaik serta paling siap di pertandingan,” tegasnya.

Diakuinya, secara fisik Mauricio sudah siap dimainkan dan kebugarannya tidak terlihat memiliki masalah meski baru bergabung kurang dari seminggu di SFC. “Posturnya sangat ideal sebagai bek tengah dan saat latihan pun mau bekerja keras, dia juga terus belajar berkomunikasi dengan pemain lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, di susunan starting eleven SFC sewaktu menjajal BSU juga ada perubahan lainnya. Winger berpengalaman M Ridwan harus memulai pertandingan dari bangku cadangan dan posisinya digantikan oleh pemain senior lainnya yakni TA Musafhry. Sedangkan absennya Achmad Jufianto karena tengah menjalani hukuman akumulasi kartu membuat WCP memasukkan Achmad Hisyam Tolle di bangku cadangan. “Kompetisi ISC ini masih panjang, jadi rotasi merupakan hal yang wajar. Dalam menentukan pemain yang akan turun, saya pun harus memperhatikan kepentingan strategi,” pungkasnya.

Artikel Terkait