Keputusan pelatih Sriwijaya FC membangku cadangkan Bayu Gatra di laga terakhir grup A melawan Persib Bandung, Sabtu (26/3) malam di stadion Si Jalak Harupat Soreang mengundang pertanyaan dari banyak pihak.  Pasalnya, di laga-laga sebelumnya sosok Bayu Gatra selalu masuk dalam line up dan turut menyumbangkan 1 gol bagi laskar wong kito di turnamen Piala Bhayangkara kali ini.

“Hal ini tidak perlu dibesar-besarkan, karena keputusan ini murni karena pertimbangan rotasi dan faktor strategi,” jelas pelatih SFC, Beny Dollo saat dikonfirmasi Minggu (27/3) malam. Menurutnya, dengan padatnya jadwal yang harus dihadapi timnya, sebagai pelatih dirinya harus mengatur rotasi bagi seluruh pemain.

“Kebetulan hasilnya negatif sehingga mungkin hal ini menjadi sorotan, namun jika dilihat dari sisi teknik atau kemampuan individu, Bayu Gatra merupakan pemain yang bagus dan selama ini dirinya pun sudah menunjukkan hal tersebut,” ungkapnya.

Dirinya pun menampik anggapan bahwa sinar Bayu Gatra di SFC belakangan ini mulai meredup seiring meningkatnya performa winger lainnya Yohanis Nabar. “Tidak perlu ada perbandingan, karena dalam pandangan tim pelatih keduanya merupakan pemain bagus dan punya lebihan masing-masing, tinggal bagaimana memaksimalkannya dan memastikan gaya bermainnya cocok melawan tim yang akan kita hadapi,” tegasnya.

Bendol juga menyebut pihaknya memang menginginkan adanya persaingan yang sehat dalam memperebutkan posisi inti di starting eleven SFC. “Namun bukan berarti yang tidak masuk kalah bersaing, seperti di beberapa laga turnamen Piala Bhayangkara ini strategi rotasi ini berhasil dan ada gol yang diciptakan pemain yang dimasukkan dari bangku cadangan,” tambahnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Bayu Gatra enggan mengomentari hal ini dan lebih memilih fokus mempersiapkan diri menghadapi babak semifinal nanti. “Tugas saya hanya berlatih dan menunjukkan permainan maksimal, baik saat latihan maupun jika diturunkan. Kalau soal laga melawan Persib kemarin, saya enggan berkomentar karena itu area pelatih,” ujarnya singkat.