PALEMBANG — Pasca dipasang alat bantu pernafasan  continuous positive airway pressure  (CPAP) pengganti selang-selang yang dipakai untuk tahap awal pembantu pernafasan  di ruang rawat ICU Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang Sumatera Selatan (RAMH Sumsel), kondisi Rizki Rahmad Ramadhon secara perlahan mulai bisa mengkonsumsi makanan.

Sebanyak lima belas tim dokter ahli sesuai kapasitas masing-masing yang dibentuk pihak rumah sakit secara intensif masih memantau perkembangan rizki, mulai dari berat badan, tekanan darah, hingga kondisi pernafasan.

Salah satu dokter yang menangani Rizki, dr. Julius Azhar, Selasa (26/7) mengatakan  masih harus menjalani perawatan diruang ICU, namun ia saat ini bisa lebih santai karena alat bantu pernafasan CPAP, kondisi kesehatan rizki terus ada peningkatan dan sudah mulai bisa mengkonsumsi makanan ringan.

Menurutnya, meski  masih diruang ICU namun kondisi Rizki mulai stabil,  pihak dokter masih melakukan berbagai pemeriksaan terhadap sejumlah kemungkinan penyakit yang dialami oleh rizki,  sehingga rizki belum bisa dipindahkan keruang rawat biasa.

“ Ya saat ini kondisi Rizki mulai terus mengalai peningkatan, ia bahkan sudah bisa mengkonsumsi makanan ringan atau minum susu,” kata Dokter Julius.

Sementara itu Edi Hartono orang tua Rizki menyampaikan perasaan senangnya karena kondisi anaknya terus ada perkembangan, dan sudah bisa minum susu dan makanan ringan, namun masih sulit diajak bicara karena terganggu alat pernafasan yang masih terpasang di bagaian hidungnya.

Sebelumnya Rizki Rahmad Ramadhon harus mendapatkan  perawatan intensif  dari RSMH Palembang Sumatera Selatan karena sulit bernafas akibat kondisi badannya yang semakin berat  yang berimbas terhadap sejumlah keluhan. (juniara)

RelatedPost