Meski bukan untuk pertama kalinya, namun Ponaryo Astaman mengaku siap melakukan reuni dengan publik pecinta di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (27/6) mendatang dalam ajang eksesbisi Sriwijaya FC melawan Starbol Indonesia. Apalagi dalam laga ini, dirinya akan kembali berada satu tim dengan beberapa pemain seangkatannya dulu saat masih membela laskar wong kito.

“Memang ini bukan yang pertama, karena musim lalu saya sudah kembali ke GSJ bersama Persija Jakarta. Namun saya senang akan kembali mengunjungi Palembang, kota dimana saya akhirnya melengkapi gelar juara dalam karier sebagai pesepakbola,” ujarnya saat dihubungi Minggu (21/6) sore.

Meskipun hanya bertajuk laga eksebisi, menurutnya dirinya sangat antusias karena laga ini diisi oleh rekan seperjuangannya dulu dan dimainkan di tengah kevakuman kompetisi sepakbola di tanah air. “Kemarin saya sudah dihubungi oleh pihak promotor yang menanyakan kesediaan saya bermain di laga ini, semoga acara ini dapat terselenggara dengan lancar serta menghibur publik pecinta sepakbola di Palembang,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai nama-nama eks rekan setimnya dahulu yang juga bergabung di skuad Starbol Indonesia, menurutnya semua itu merupakan pilihan dari promotor dan dirinya tidak mengetahui sebelumnya. “Senanglah, sayang tidak ada nama Charis Yulianto disitu, seorang pemain yang juga layak disebut legenda Indonesia dengan apa yang sudah diraihnya selama ini,” tambahnya.

Diakuinya,kenangan bermain di SFC merupakan salah satu momen terbaik dalam kariernya. “Paripurna-nya di SFC, semoga nanti publik masih ingat saya dan saya pun ingin merasakan semua sudut GSJ yang dalam beberapa musim akrab dengan saya,” ujarnya sambil tertawa.

Selain itu Ketua Asosiasi Pemain Profesiosional Indonesia (APPI) ini juga berbicara mengenai kondisi terkini sepakbola nasional yang juga belum menunjukkan kemajuan pasca jatuhnya sanksi FIFA akhir bulan Mei lalu. “Saya bolak-balik Balikpapan-Jakarta untuk urusan APPI, dalam waktu dekat ini kami juga dijadwalkan akan bertemu Menpora, setelah sebelumnya harus tertunda karena sibuknya aktifitas beliau saat SEA Games lalu,” ungkap Ponaryo.

Artikel Terkait