PALEMBANG¬†— Biro pemerintahan provinsi Sumatera Selatan menggelar sosialisasi pemekaran kecamatan Kuto Gawang yang telah direncanakan dari awal sejak tahun 2009 lalu, di Balai bersama kecamatan ilir timur II, Kamis (08/9).

Dijelaskan Darul Effendi, Kepala Bagian Pemekaran kecamatan, Biro pemerintah pemprov Sumsel mengatakan Sosialisasi yang dihadiri oleh lurah, ketua RT dan RW calon kecamatan pemekaran tersebut bertujuan untuk menyatukan suara masyarakat dan mengambil kesepakatan bersama.

“Jadi kita tahu nanti, setuju atau tidaknya diadakan pemekaran karena kecamatan ilir timur II sudah terlalu padat sehingga dikhawatirkan pelayanan tidak bisa terlaksana secara baik dan optimal,” katanya.

Sementara, Camat ilir timur II, Syahiruligama mengatakan dari 12 kelurahan, rencananya akan dibagi lima kelurahan untuk kecamatan pemekaran kuto gawang. “Kelurahan delapan ilir, sembilan ilir, 10 ilir, 11 ilir dan kuto batu yang bakal pemekaran menjadi kecamatan kuto gawang,” jelasnya.

Hingga saat ini, diungkapkan Syahiruligama, proses pemekaran sudah mencapai tahap akhir. “Sudah di tangan Gubernur Sumsel, tinggal disampaikan ke kementrian Dalam Negeri untuk dibuatkan Perdanya,” kata dia.

Nama kuto gawang sendiri berasal dari tokoh masyarakat yang mengetahui sejarah bahwa di ilir timur II dahulu ada yang namanya Keraton Kuto Gawang “Menurut kami ini cukup memiliki nilai sejarah dan perlu dilestarikan, jadi kita namai kecamatan ini Kuto Gawang agar inget sejarah,” urainya. (juniara)

RelatedPost