Sriwijaya FC hampir membawa poin penuh dari Samarinda saat memiliki sejumlah peluang emas di 45 menit babak kedua di laga melawan Borneo FC, Minggu (25/3) malam di stadion Segiri Samarinda. Salah satunya saat terjadi kemelut di kotak penalti Borneo FC dan bola jatuh ke kaki Makan Konate, namun tendangan pemain asal Mali ini tanda diduga mampu dihalau oleh El Hadji, bek tengah Borneo FC yang disebut oleh pelatih SFC, Rahmad Darmawan menjadi salah satu pemain yang sangat menonjol selama 90 menit permainan berlangsung.

“Saya pikir El Hadji di laga ini layak disebut sebagai pahlawan untuk Borneo FC, penampilannya sangat luar biasa. Selain menggagalkan peluang Konate yang saya pikir berbuah gol tadi, namun dia mampu menjadi tembok tangguh dan cukup pintar membaca permainan tadi,” puji RD usai pertandingan.

Sementara itu, El Hadji sendiri mengaku kurang puas dengan hasil imbang yang diraih oleh Borneo FC di laga ini. “Bermain di kandang tentu target haruslah menang, hasil seri tidaklah cukup bagi kami,” ungkapnya usai pertandingan.

Namun dirinya sendiri mengaku cukup puas dapat menahan lini depan SFC yang sebelumnya cukup trengginas sebelumnya. “Di pertemuan terakhir, mereka mampu bikin 3 gol ke gawang Borneo FC, tentu jika sekarang mereka gagal saya cukup senang,” tambahnya.

Hadji juga menyebut penampilannya ini juga untuk membungkam kritik yang ditujukan kepadanya sebelum pertandingan. Pemain yang baru dinaturalisasi ini memang sempat menjadi bahan kritikan karena bermain buruk saat laga uji coba terakhir melawan PSMP. “Sepakbola itu situasional, mungkin kemarin kami terlalu menganggap remeh lawan. Namun saya senang kamj semua mampu memberikan respek positif di laga melawan SFC ini,” pungkasnya.

Artikel Terkait