Absennya Marco Meraudje di laga puncak turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 sedikit merugikan skuad Sriwijaya FC. Pemain asal Papua ini memang mendapat kartu merah di babak semifinal saat bertemu tuan rumah Borneo FC di penghujung babak pertama usai melanggar Abdul Rahman.

Pelatih laskar wong kito, Rahmad Darmawan menyesalkan insiden ini dan meminta Marco untuk lebih belajar mengendalikan emosi saat turun di lapangan hijau. “Mungkin akan ada sedikit peringatan untuk Marco agar kedepan lebih dewasa di lapangan dan tidak bertindak yang dapat merugikan kepentingan tim,” ujarnya saat sesi pre post match, Sabtu (3/3) siang.

Menurutnya, Marco sendiri merupakan salah satu pemain muda yang memiliki prospek cukup baik kedepannya. “Absennya Marco tentu merugikan, namun kami memiliki penggantinya dan akan menimbang siapa yang siap bermain di laga final nantinya,” jelasnya. Di posisi bek kanan, SFC sendiri memang masih memiliki sejumlah pemain yang dapat bermain menggantikan Marco seperti Alvin Tuasalamony dan Achmad Faris.

Sementara itu, pelatih Arema FC Joko Susilo tidak menanggap absennya Marco Meraudje sebagai sebuah keuntungan. “Kami hanya akan fokus ke tim sendiri, di laga ini Arema FC sendiri sudah pasti kehilangan Ricky Ohorella yang kemarin terkena cedera. Namun kami bersyukur karena Alfarizi sudah dapat kembali bermain nantinya,” ujarnya singkat.

Artikel Terkait