Laga eksebisi yang mempertemukan tuan rumah Sriwijaya FC melawan Starbol Indonesia dipastikan akan sarat dengan nuansa reuni laskar wong kito. Pasalnya, skuad Starbol Indonesia selain diisi oleh mayoritas pemain eks SFC, kemungkinan juga akan dilatih oleh pelatih tersukses yang pernah menangani klub kebanggaan masyarakat Sumsel ini, yakni Rahmad Darmawan.

“Memang belum pasti, namun awalnya Starbol Indonesia akan dilatih oleh duet Indriyanto Nugroho dan Francis Wewengkang. Tapi baru saja kami dihubungi oleh coach RD yang mengatakan ingin berpartisipasi di ajang ini,” ujar Jhonny Makmur, Director Sales and Marketing Joma Indonesia saat dikonfirmasi Kamis (25/6) sore.

Pihaknya sendiri mengaku siap menerima tawaran dari pelatih yang terakhir menangangi Persija Jakarta tersebut. “Tentu saja jika coach RD ikut, maka pelatih Starbol Indonesia sudah pasti beliau dan Indriyanto serta Francis Wewengkang akan menjadi pemain. Namun semuanya akan kita tunggu hingga hari keberangkatan Jumat (26/7) pagi,” jelasnya.

Terkait pemain asing yang akan memeriahkan laga yang digelar sebagai peringatan ultah klub SFC yang ke-10 tahun ini, dirinya mengatakan bahwa pihaknya masih terus menanti konfirmasi terakhir dari Roberto Carlos. “Karena Roberto Carlos juga ada kepentingan dengan pelaksanaan Copa Amerika yang saat ini masih berlangsung. Kita akan finalisasi dan umumkan siapa pemain asing yang akan berangkat ke Palembang pada Kamis (25/6) malam,” tambahnya.

Sementara itu, Azizul Hakim dari SFC Kaskus mengakui senang jika coach RD benar hadir di stadion GSJ pada laga eksebisi nanti. “Sebenarnya skuad Starbol Indonesia ini sudah layak disebut SFC All Star, karena 10 dari 18 pemainnya eks pemain kita dan mayoritas juga punya kisah tersendiri serta menjadi bagian saat merebut 10 gelar selama ini,” ungkapnya.

Apalagi RD merupakan pelatih pertama yang mampu memberikan torehan gelar juara bagi SFC dan diteruskannya dalam 3 tahun kepelatihannya di Palembang. “Gelar double winner sangat fenomenal, terbukti hingga saat ini tidak ada klub di Indonesia yang mampu mengulanginya. Selain itu RD sepertinya hanya berjodoh juara di SFC, setelah keluar dari Palembang beliau gagal meraih juara lagi,” tegasnya.

Artikel Terkait