PALI — Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2016 disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI pada rapat paripurna yang digelar hari ini, Senin (3/10).

Rapat paripurna dengan agenda penyampaian hasil pembahasan komisi-komisi terhadap Raperda APBD-P tahun 2016 tersebut dibuka wakil ketua I Devi Haryanto dengan diikuti 18 anggota dari 24 anggota Dewan dan dihadiri Bupati PALI Heri Amalindo,Wabup PALI Ferdian Andreas Lacony, sejumlah kepala SKPD, FKPD dan beberapa tokoh masyarakat di Kabupaten PALI.

Usai mendengarkan sampaian komisi-komisi Dewan PALI yang langsung di setujui dengan ditandai penandatangan serta penyerahan berkas persetujuan oleh pimpinan rapat kepada Bupati PALI. Heri Amalindo kemudian mengucapkan terimakasihnya dihadapan forum rapat paripurna. “Atas partisipasi serta dukungannya, kami sampaikan terimakasih kepada Dewan yang terhormat,sehingga Raperda APBD-P tahun ini bisa disetujui sesuai jadwal,” ucapnya.

Dibeberkannya bahwa hampir semua daerah diindonesia mengalami defisit anggaran, dimana pemerintah pusat menunda penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU). “Walau ada penundaan, namun kita yakin dan optimis pembangunan di Kabupaten ini tidak terkendala. Dan sesuai hasil pertemuan antara Bupati/walikota se Indonesia bersama kementrian keuangan RI,bahwa DAU bisa di salurkan pada Desember ini,” bebernya.

Bupati juga menjelaskan pinjaman daerah ke pihak lain sebagai dana cadangan saja. “Kami ajukan pinjaman ke pihak lain,sebagai dana talangan, mengantisipasi kalau DAU tidak disalurkan pemerintah pusat pada Desember ini. Kami juga mengajak agar kita tetap bersatu dan bersama-sama dalam membangun PALI tanpa membedakan ras dan agama,” ajaknya seraya mengatakan bahwa hasil rapat paripurna tersebut selanjutnya akan dibawa ke provinsi untuk dikaji agar bisa dijadikan Perda. (adv)

RelatedPost