Mepetnya waktu pelaksanaan kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) dengan turnamen Piala Bhayangkara yang saat ini masih berlangsung diakui manajemen Sriwijaya FC sebagai pertimbangan besar dalam melakukan evaluasi tim. Walau sudah sempat menyatakan akan mengganjar pemain dengan kontrak panjang pasca kepastian bergulirnya kompetisi ISC, namun manajemen SFC menegaskan evaluasi tim tetap akan dilakukan usai Piala Bhayangkara ini.

“Sesuai instruksi Presiden SFC, maka evaluasi terhadap tim akan tetap kita lakukan agar persiapan menghadapi ISC jauh lebih maksimal. Nantinya, pemain yang kurang memberikan kontribusi akan kita pertimbangkan lagi kedepannya,” ujar manajer SFC, Nasrun Umar, Senin (28/3) siang.

Selain pemain, pihaknya juga tidak menampik bahwa hal yang sama juga bisa dilakukan kepada sektor pelatih SFC saat ini.

“Tantangan kedepan pasti lebih berat, kompetisi bukanlah turnamen yang hanya memainkan sedikit laga dan durasi pendek. Evaluasi terus berjalan sembari kita menyelesaikan Piala Bhayangkara,” tambahnya.

Sektor pelatih belakangan ini memang menjadi sorotan dari pecinta SFC yang menganggap kinerja Beny Dollo belumlah maksimal. “Rotasi pemain tidak berjalan mulus, terkesan hanya mengandalkan pemain yang sama di setiap pertandingan. Padahal justru di pra musim seperti ini, 26 pemain SFC yang sudah direkrut dipantau persiapannya jelang ISC nanti,” ujar Ariyadi Eko, ketua umum Singa Mania saat dimintai komentarnya mengenai evaluasi tim.
Namun Dugong, panggilan akrabnya berharap evaluasi tim nantinya juga mempertimbangkan banyak faktor dan mepetnya waktu yang dimiliki SFC menghadapi kompetisi ISC nanti.

“Pencoretan pemain harus dipikirkan matang-matang, karena seluruh klub hampir semuanya sudah menyiapkan tim dan akan sulit mencari pengganti. Begitu juga di sektor pelatih, apakah nanti bisa langsung nyetel dengan tim karena praktis hanya punya waktu kurang dari 2 minggu sebelum ISC,” tambahnya.

Skuad SFC sendiri saat ini baru saja meninggalkan Bandung untuk bersiap menyongsong partai semifinal turnamen Piala Bhayangkara melawan Arema Cronus (31/3) malam di stadion Kanjuruhan Malang. “Tim bertolak dari Bandung, Selasa (29/3) pagi dan berangkat ke Malang via bandara Juanda Surabaya. Seluruh pemain kita boyong kecuali Firman Utina yang harus menyelesaikan terapi untuk pemulihan cederanya terlebih dulu di Jakarta,” jelas sekretaris tim SFC, Achmad Haris.