PALEMBANG — Misi sulit dihadapi Sriwijaya FC saat menantang tuan rumah Pusamania Borneo FC, Sabtu (27/8) sore di stadion Segiri Samarinda dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Meski posisi di klasemen sementara TSC 2016 masih lebih baik ketimbang PBFC, namun skuad laskar wong kito saat ini tengah menurun performanya dan di laga terakhir dikalahkan oleh Bali United (19/8) lalu.

Sementara Pesut Etam tengah dalam kepercayaan diri yang tinggi setelah berhasil mencatat kemenangan penting atas Arema Cronus (20/8) lalu di Malang. Hal itu pun diakui pelatih SFC, Widodo C Putro saat sesi pre post match yang digelar di Samarinda, Jumat (26/8) sore.

“Tentu kami harus tahu diri, tuan rumah kini tengah dalam top performa dan berhasil meraih poin di kandang Arema yang selama ini kita tahu sangat sulit dikalahkan bila bermain di Malang. Motivasi mereka pun pasti akan berlipat karena akan bermain di depan pendukungnya sendiri,” ujar eks asisten pelatih timnas Indonesia ini.

Namun WCP sendiri mengaku tidak gentar dengan kekuatan PBFC dan tetap optimis dapat memenuhi target yang dibebankan kepadanya di laga ini. “Kami harus fokus memperbaiki efesiensi dalam menyelesaikan peluang, jika mampu lebih membunuh di depan gawang maka target mencuri poin bukanlah hal yang mustahil dilakukan nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih PBFC Dragan Djukanovic mengaku cukup mewaspadai kuartet pemain asing laskar wong kito yang dinilainya punya kemampuan di atas rata-rata. “Ini laga yang sangat sulit, saya pribadi sangat respek dengan SFC yang merupakan tim hebat dan merupakan unggulan di kompetisi ini. Pemain asingnya juga cukup baik dan ditopang oleh pemain lokal yang sangat berpengalaman,” ujar pelatih asing asal Montenegro ini.

Namun Dragan yakin anak asuhnya akan mampu menutup laga putaran pertama ini dengan kemenangan bila Ponaryo Astaman dkk mampu memainkan sepakbola efektif seperti laga melawan Arema lalu. “Ini kandang PBFC, tentu seharusnya mereka bisa bermain lebih baik di depan pendukung sendiri nantinya,” tambahnya.

Sementara itu, kapten PBFC Ponaryo Astaman menyatakan dirinya siap melupakan semua kenangan indah yang diraihnya bersama SFC saat berlaga di lapangan nanti. “Kemenangan terakhir terus terang menjadi modal kita dan akan menambah kepercayaan diri kita. Apalagi lawan yang kita hadapi adalah tim besar, yang jelas besok adalah kesempatan kita menutupi ketertinggalan poin dipertandingan besok, soal saya di SFC dulu tentu sulit dilupakan karena banyak kenangan indah yang saya dapatkan. Tapi saya sekaran di PBFC sudah pasti saya akan memberikan penampilan terbaik untuk tim saya,” jelas Presiden APPI ini. (dedi)

Perkirana susunan pemain :

SFC (4-3-3) : Teja Paku Alam, Supardi Nasir, Fachrudin, Mauricio Leal, Wildansyah, Yu Hyun Koo, Eka Ramdani, Ichsan Kurniawan, Anis Nabar, Hilton Moreira, Alberto Goncalves

Cadangan : Try Hamdani, Ngurah Nanak, Zalnando, Hapit Ibrahim, TA Musafri, Rizky Dwi, Airlangga Sucipto

PBFC : DAP, Leonard Tupamahu, Firly Aprilianyah, Jad Noureddine, Gerald Pangkali, Hendra Ridwan, Ponaryo Astaman, Jefry Kurniawan, Terens Puhiri, Edison Tavares, Pedro Velasques

Cadangan : Nadeo A, Aang S, Sandi D, Gavin K, Sultan Samma, Fandhy A, Lerby Eliandri

Artikel Terkait