PALEMBANG — Ketidakhadiran Nur Iskandar di laga terakhir Sriwijaya FC melawan Pusamania Borneo FC, Sabtu (18/2) malam di stadion I Wayan Dipta Gianyar menimbulkan banyak pertanyaan. Pasalnya, Nur Iskandar dianggap sebagai salah satu pilihan terbaik mengisi posisi Hilton Moreira yang harus absen karena tengah menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Saat dikonfirmasi, manajemen laskar wong kito menyebut bahwa eks pemain Semen Padang tersebut memang sudah mengajukan izin sehari sebelum pertandingan untuk pulang ke Jogja. “Nur memang sejak jauh hari mengatakan bahwa tengah menunggu proses kelahiran anak keduanya di Jogja, selain itu ibunya juga tengah dirawat karena sakit di kota yang sama,” ujar sekretaris tim SFC, Ahmad Haris saat dihubungi Minggu (19/2) siang.

Oleh karena itu, pihaknya menyebut sudah memberikan izin kepada Nur Iskandar untuk kembali ke Jogja sebentar guna menunggui proses persalinan istri dan melihat ibunya terlebih dulu. “Hal ini juga sudah konsultasikan dengan tim pelatih, ada pertimbangan supaya pikiran Nur fokus maka lebih baik pulang terlebih dulu. Namun dia sudah akan bergabung kembali dengan tim Senin (20/2) di Bali,” ungkapnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Nur membenarkan bahwa dirinya mengajukan izin dan sudah disetujui jajaran manajemen serta tim pelatih. “Saya sebenarnya sangat izin main, namun menurut manajemen dan pelatih saya tidak apa-apa pulang dulu agar lebih fokus kedepannya,” ungkap pemain asal Papua ini.

Diakuinya, saat ini dirinya sangat terpacu untuk memberikan yang terbaik untuk SFC kedepannya pasca lolos ke babak 8 besar turnamen Piala Presiden 2017. “Saya sudah memiliki 1 putra dan kemarin semakin bertambah kebahagiaan karena mendapat kepercayaan dari yang maha kuasa yakni seorang putri sehingga kini sudah lengkap. Saya berharap semoga kedepan saya juga dapat lebih memberikan kontribusi positif untuk SFC,” tegasnya.

Kehadiran Nur sendiri memang diharapkan dapat membantu meningkatkan ketajaman lini depan SFC saat ini. Apalagi saat laga terakhir kemarin, untuk pertama kalinya skuad SFC gagal mencetak gol setelah di 2 laga sebelumnya selalu berhasil mencetak lebih dari 1 gol. Statusnya sebagai pencetak assist terbanyak di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 diharapkan dapat menopang dan membantu kerja Alberto Goncalves yang juga menyabet top skor serta SFC selaku tim terproduktif di kompetisi yang sama. (dedi)

Artikel Terkait