Penampilan Evan Dimas yang memborong 2 gol saat timnas U23 mengalahkan Filipina (9/6) kemarin mendapat pujian dari penyerang Sriwijaya FC, Ferdinan Sinaga. Menurut striker timnas senior Indonesia tersebut, pemain muda jebolan timnas U19 tersebut kini mulai mampu mengembalikan permainan terbaiknya yang sebelumnya tidak terlihat di laga perdana kala skuad Garuda Jaya harus takluk 2-4 dari Myanmar.

“Penampilannya terus membaik dan meningkat di setiap pertandingan. Visi bermainnya cukup baik dan sangat membantu tim secara keseluruhan. Namun timnas U23 harus tetap bermain sebagai sebuah kesatuan dan tidak boleh hanya bergantung dari satu pemain,” ujar Ferdinan saat dihubungi Rabu (10/6) sore.

Selain itu, rotasi yang dilakukan Aji Santoso sejauh ini menurutnya sangat berhasil dan berdampak positif bagi performa tim secara keseluruhan. “Setelah kalah di partai perdana, sangat wajar jika pelatih mencoba formasi baru di laga berikutnya. Dan strategi itu berhasil jika melihat hasil yang didapat sesudahnya,” jelasnya.

Namun dirinya menolak jika pemain pelapis disebut sebagai faktor kesuksesan timnas U23 sejauh ini. “Tidak ada sebutan pemain pelapis atau cadangan, semua yang dibawa adalah skuad inti yang punya kemampuannya tidak jauh berbeda. Seorang yang tidak bermain di lapangan pun punya kontribusi atau peran yang sama. Mereka pun harus siap jika sewaktu-waktu harus diturunkan,” jelasnya.

Secara tidak langsung Ferdinan memang menyebut peran Agung Prasetyo atau Vava Mario yang baru dimainkan Aji Santoso di partai kedua menggantikan Hansamu Yama dan Syaiful Indra yang sebelumnya mengisi starting eleven di laga perdana. “Terlepas dari semua itu, faktor mental akan tetap menjadi peranan penting dan seluruh pemain harus fokus bermain, lupakan semua permasalahan sepakbola di tanah air,” pungkasnya.

Artikel Terkait