PALEMBANG — Pembangunan kereta api ringang atau light rail transit (LRT) juga berdampak pada kerusakan fasilitas dan sarana umum, seperti taman, Jembatan penyeberangan orang (JPO) serta papan reklame tak membuat PT. Waskita Karya sebagai kontraktor angkat tangan dengan persoalan tersebut.

Direktur Utama PT Waskita Karya M. Choliq, mengatakan pihaknya kaan bertanggung jawab atas segala kerusakan tersebut dan mengembalikan kondisi Palembang yang babas bingkas seperti sedia kala.

“Kerusakan fasilitas kota Palembang terutama jalan, tanggung jawab Waskita. Nanti tinggal menunggu arahan gubernur mengenai waktu perbaikannya,” tegasnya, Kamis (18/8).

Menurutnya, PT Waskita selaku kontraktor LRT saat ini tengah fokus pada pengerjaan proyek LRT yang harus selesai sebelum Asian Games. Kemungkinan lanjutnya, pemulihan fasilitas dan sarana kota dilaksanakan di akhir-akhir penyelesaian konstruksi LRT.

Diakuinya, Peran PT. Waskita Karya sebagai kontraktor sebuah proyek memang biasa menghadapi masalah dan hal tersebut sudah kakulatif.”Masalah dalam suatu proyek pembangunan itu biasa. Namun jangan khawatir karena kita bertanggung jawab dan semuanya beres begitu LRT rampung, untuk papan reklame yang memindahkan tanggung jawab Waskita dan untuk tempat itutanggung jawab Gubernur,” tutupnya. (juniara)

Related Post