PALEMBANG —Pengerjaan penarikan kabel listrik untuk Light Rail Transit (LRT) sepanjang 76 kilometer di Kota Palembang di targetkan PT PLN (Persero) dapat selesai pada semester I tahun 2018.

General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (WS2JB) Budi Pangestu mengatakan, pengerjaan penarikan kabel sedang berjalan, terutama untuk kabel tegangan menengah.

“Kami harus meminta izin sebab akan menggunakan trotoar dan perumahan. Oleh karena itu perlu berkoordinasi dengan pemerintah,” katanya saat diwawancarai di Grand Atyasa Palembang, Kamis (3/3).

Menurutnya, target penyelesaian tersebut sesuai dengan persiapan jelang Asian Games. Dengan begitu, jaringan listrik untuk mendukung keandalan LRT sudah siap.

“Setiap stasiun LRT membutuhkan daya 3 Mega Volt Ampere (MVA). Estimasi per tahun butuh 34 MVA,” ujarnya.

Budi menambahkan, LRT Palembang nantinya memiliki 13 stasiun. Stasiun ini akan dipasok oleh Saluran Kabel Tengangan Menengah (SKTM) yang dipasok dari 9 gardu induk. Gardu Induk (GI) tersebut antara lain, Jakabaring dan Gandus. Masing-masing dengan kapasitas 2×30 atau 60 MVA.

“Dari dua GI ini akan menambah pasokan untuk GI yang ada seperti Kenten, Bukit Siguntang. Dengan begitu, pasokan listrik untuk LRT dan selama Asian Games aman,” tukasnya. (Juniara)

Artikel Terkait