PALEMBANG — PT PLN (Persero) Sumatera Selatan Jambi dan Bangkuku (WS2JB) sesegera mungkin akan menyelesaikan penyaluran listrik di desa desa wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Prov Sumsel) yang belum teraliri listrik.

Hal tersebut disampaikan General Manager PT PLN (Persero) (WS2JB), Budi Pangestu, pihaknya akan segera menyelesaikan penyaluran listrik di desa-desa, tetapi hanya saja masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi pihaknya.

“Untuk menjangkau desa itu diperlukan gardu induk dan transmisi termasuk jaringan tegangan menengah. Seperti yang kita ketahui bahwa di daerah kita yang jaringan listriknya masih rendah ialah di Muara Dua Oku Selatan itu kan saat ini sedang kita percepat pembangunan gardu induknya setelah itu baru kita siapkan jaringan tegangan menengahnya,”ungkap Budi (02/03).

Terkait masih sering terjadinya pemadaman listrik di daerah-daerah pinggiran diakui Budi hal tersebut bukan dikarenakan kurangnya pasokan listrik, tetapi dikarenakan ketersediaan cadangan listrik di Sumsel sudah lebih dari cukup.

“Di daerah pinggiran itu kan jaringan tengahnya panjang-panjang bahkan sampai 150 KM karena disana tidak ada gardu induk jadi ditarik dari tempat yang jauh. Nah di tengah jalan ada pohon tumbang mengenai kabel maka listrik mati, bukan karena pasokan listriknya yang kurang tapi ada faktor- faktor lain,”urai Budi.

Sementara Produksi energi listrik di Sumsel mencapai 11.018,54 Giga Watt hour (GWh). Kapasitas terpasang pembangkit 2.154 MW dengan daya mampu 2.050 MW,  beban Puncak tertinggi di Sumsel sebesar 720 MW dengan demikian kelebihan daya di Provinsi Sumsel mencapai 1.330 MW.

Tambah Budi, untuk pengerjaan Gardu Induk di daerah pinggiran ini sudah dikerjakan pihaknya.”Saat ini yang sedang berproses itu GI Sekayu, lalu akan dibangun juga GI Martapura,GI Muaradua dan GI Tugumulyo yang kapasitasnya mencapai 60MPA,”tandasnya.(Juniara)

Artikel Terkait