PALEMBANG — Untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan bagi masyarakat, seperti tertabrak dan hal lainnya, Jajaran PT KAI Divre III Palembang akan lebih mengoptimalkan lagi penjagaan pintu perlintasan resmi.

Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti, Selasa (13/02) mengatakan, hingga saat ini kurang lebih ada 127 pintu perlintasan resmi yang ada telah dilengkapi petugas serta dilengkapi oleh rambu-rambu yang diharapkan mampu memberikan informasi kepada masyarakat pada saat kereta akan melintas.

Menurut Aida, untuk mencegah bahaya yang terjadi diperlintasan pihaknya terus mengingatkan berupa himbauan kepada masyarakat agar selalu hati-hati pada saat akan melintasi pintu perlintasan, serta jangan lupa perhatikan rambu yang ada.

“Kita setiap saat terus memberi himbauan kepada masyarakat untuk hati-hati pada saat akan melintasi pintu perlintasan, serta perhatikan rambu yang ada,” urainya.

Disinggung mengenai pintu perlintasan liar yang ada, ia menjelaskan tidak bisa dipungkiri itu banyak dan rata-rata ada di pemukiman yang padat penduduk, atas inisiatif mereka sendiri. Namun setiap saat pihak KAI memberikan himbauan agar itu tidak dipergunakan karena membahayakan.

“Di peralatan kita sudah ada standar, setiap perlitasan selalu ada pemberitahuan berupa klakson atau yang lainnya kepada masyarakat, jadi kita harapkan masyarakat memahaminya,” terangnya.

Lebih lanjut ia berharap agar masyarakat tetap menghindari perlintasan tidak resmi, dan gunakanlah pintu perlintasan yang resmi guna menghindari hal-hal yang membahayakan seperti kejadian tabrakan dan lain sebagainya. (juniara)

Artikel Terkait