PALEMBANG —Prof Aflatun Muchtar mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah yang baru saja menyelesaikan tugasnya, Rabu (25/5), Aflatun Muchtar terpilih sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2016 – 2021. Aflatun Muchtar terpilih sebagai Ketua MUI Sumsel menggantikan KH Sodikun pada Musyawarah Daerah (Musda) IX MUI Sumsel.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Mukti Sulaiman, pada pembukaan Musda MUI yang dihadiri Ketua Umum MUI Pusat KH Ma’ruf Amin, mengatakan, “Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengharapkan, Majelis Ulama Indonesia selalu bersinergi dengan Pemprov dalam pembangunan di Sumsel.”
Menurut Mukti Sulaiman yang mewakili Gubernur Sumsel mengharapkan MUI selalu bersatu padu dengan pemerintah, dengan mendukung dan menambah marak lagi pembangunan di Sumsel.
Pemprov Sumsel menurut Sekda Mukti Sulaiman, telah mengeluarkan perhatiannya, dengan bentuk usahanya dalam membantu pembinaan karakter umat agama, seperti pemberian bantuan anggarannya. Setiap pesantren yang terakreditasi  di bantu sebesar Rp5 juta, tiap-tiap masjid Rp10 juta dan langgar atau mushalla sebesar Rp5 juta, agar kegiatan operasional mereka berjalan baik.
Pemprov bersama ulama kini sedang membangun Masjid Raya Sriwijaya di Jakabaring, serta di bidang kelembagaan pendidikan Pemprov membantu lahan seluas 35 hektare untuk pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.
“Ini wujud perhatian Pemprov. Kami yakin tanpa pesantren, masjid, musalla, maupun pembangunan agama lainnya, pembinaan umat itu berat. Kami Pemprov tidak bisa apa-apa, MUI juga bersama Pemprov bersinergi dalam melakukan pembinaan umat. Kalau tidak ada kerjasama dengan organisasi keagamaan, ini tentu saja pergerakan membangun karakter umat menjadi lambat,” tuturnya. (tari)

Artikel Terkait