Rusia, Laskarwongkito.com-Pertemuan antara Maroko dan Iran yang berlangsung di Stadion Saint Petersburg, Rusia Jumat (15/6) malam WIB, menjadi laga pembuka Grup B di Piala Dunia 2018. Maroko langsung melakukan serangan  di menit-menit awal. Dengan kepercayaan diri tinggi Maroko berhasil mengendalikan pertandingan dan menghasilkan beberapa peluang yang mengancam gawang Ali Beiranvand.

Amine Harit, Hakim Ziyech dan Ayoub El Kaabi gagal memaksimalkan kans sehingga keunggulan dan dominasi Maroko belum tercatat di papan skor.Peluang beruntun didapat Maroko ketika pertandingan memasuki menit ke-19. Kemelut di kotak penalti Iran gagal dikonversi menjadi gol oleh Hakim Ziyech, Younes Belhanda, dan Medhi Benatia.  Iran berupaya merespons serangan tak henti Maroko dengan sebuah serangan balik.

Menit ke-43 kembali sebuah serangan balik hampir membobol gawang Maroko. Kiper Monir El Kajoi melakukan penyelamatan gemilang dengan memblok tendangan Sardar Azmoun dalam kondisi satu lawan satu. El Kajoi kemudian mementahkan peluang Alireza Jahanbakhsh yang mencoba memanfaatkan bola rebound.

Dengan memanfaatkan serangan balik, Iran bermain cukup efektif di babak pertama. Meski hanya menguasai bola sebanyak 32 persen, wakil Asia itu mampu melepaskan enam tembakan.

Maroko yang mencatatkan 68 persen penguasaan bola di babak pertama kembali dominan dalam penguasaan bola di awal babak kedua, namun tidak lagi leluasa menembus daerah pertahanan Iran.

Korodinasi pertahanan Iran yang dimulai di lini tengah terlihat lebih rapi. Para gelandang mampu melakukan intersep dan mengawali sebuah serangan balik seperti di babak pertama. Namun serangan Iran terlalu mudah dipatahkan.

Ketimbang babak pertama yang begitu hidup dengan berbagai peluang, laga di babak kedua berjalan lebih tenang.

Ketika intensitas peluang menurun, pendekatan fisik dari kedua kesebelasan yang memunculkan beberapa tekel sedikit meningkatkan tensi pertandingan.

 

RelatedPost