Laskarwongkito.com — Palembang terbagi menjadi dua wilayah yaitu Ulu dan Ilir yang dihubungkan lewat Jembatan Ampera. Jika kita akan menuju Kampung Al Munawar, kita akan melalui Jembatan Ampera menuju ke arah Plaju, masuk melalui jalan Telaga Siwidak dan berjalan lurus.

Sepanjang jalan tersebut kita akan bertemu TPU Naga Siwidak. Bertemu dengan persimpangan, pilih ke arah kiri dan kampung Al Munawar terletak setelah melewati dua jembatan.

20161101_103827

(sumber foto: blogspot.com)

Al Munawar adalah salah satu kampung tua di Palembang yang masih terawatt keasliannya dan terjaga budayanya. Salah satu budaya kampung yang unik adalah sekolah disini hari liburnya adalah hari jumat, sementara hari minggu tetap sekolah.

Nama sekolah itu adalah Perguruan Islam Al Kautsar. Menempati bangunan tua, sekolah ini menjadi pusat keramaian di kampung Arab al Munawar, Al Kautsar menyediakan pendidikan dasar mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 di bangunan tua berlantai dua.

Masuk ke koridor utama bangunan sekolah al Kautsar, kita akan melihat lantai yang dihiasi ubin motif yang sudah sangat tua. Di sisi kanan koridor kita akan bertemu dengan ruangan pertama yang digunakan sebagai ruang guru, di ruangan setelahnya ada ruang kelas-ruang kelas.

13129153_1701157096813056_2128047936_n

(sumber foto: cdninstagram.com)

Selain bangunan sekolah, di sekitar alun-alun Kampung Al Munawar juga terdapat beberapa bangunan tua yang juga tak kalah menariknya. Seperti Rumah Batu. Disebut begitu karena pada masanya dia adalah satu-satunya bangunan di Kampung Al Munawar yang dibangun dari batu dan semen.

Bersebelahan dengan Rumah Batu berdiri pula rumah tua dengan halaman yang berada di tengah rumah disertai tangga ganda untuk naik ke lantai dua.

Selain desainnya yang berbeda, rumah ini juga menyimpan benda berharga berupa Al Quran berhias emas murni, Al Quran ini adalah warisan turun-temurun dan jarang ada.

Bagaimana, menarikkan? (red/dil)

Artikel Terkait