PALI — Puncak pemilihan Bujang Gadis PALI (BGP) malam ini,Minggu (31/7) digelar di gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo.Sebanyak 26 finalis tampil menunjukan kemampuan mereka dihadapan juri yang didatangkan langsung dari luar Kabupaten PALI.

Gemuruh ribuan penonton warnai acara Grand final yang penuhi gedung tersebut dengan tak henti-hentinya meneriakan yel-yel mendukung jagoanya.

Grand final tersebut dihadiri dan dibuka langsung Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, selain itu  sejumlah Kepala SKPD juga tampak menyaksikan perhelatan pencarian duta wisata Kabupaten PALI tersebut.

“Mengembangkan kreativitas Putra Putri dan untuk mengenalkan potensi wisata Kabupaten PALI melalui bujang gadis PALI yang terbaik adalah tujuan digelarnya acara ini,” jelas Abu Hanifah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten PALI sekaligus Ketua pelaksana.

Sementara itu, Wabup menyampaikan sambutanya agar ajang BGP bisa menambah aura positif dan bisa penyemangat untuk membangun Kabupaten PALI.

“PALI adalah Kabupaten kaya dan pernah dikenal di dunia dengan kandungan minyaknya,saya yakin kejayaan itu akan kembali bisa dicapai dengan SDM yang handal. Cara ini adalah salahsatu pencarian SDM yang tangguh dan pintar dan bisa memotivasi yang lain,serta ajang BGP ini bisa menambah aura positif bagi pembangunan di Bumi Serepat Serasan,” papar Wabup.

Politisi PDI-P ini mengajak agar semua pihak harus terlibat dalam menggerakkan pembangunan. “Kita harus mampu lebih baik dari 16 kabupaten/kota lain yang ada di Sumsel, karena disini semuanya ada dan yang paling penting kita harus bekerjasama dan bersama-sama berperan dalam pembangunan agar bisa cepat mengejar impian yang besar yaitu menjadikan PALI Cemerlang,” ajaknya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan bahwa ajang ini merupakan kompetisi untuk menunjukan kemampuan yang nantinya dipilih sebagai duta atau wakil dari Kabupaten PALI. “Nantinya yang menang diajang ini adalah seluruh masyarakat PALI,dan yang terpilih adalah sebagai duta PALI terutama mengenalkan dan mempromosikan nama, wisata serta budaya PALI, karena kita masih baru. Sekali lagi saya jelaskan, yang menang diajang ini adalah masyarakat PALI,” tutupnya.

Diacara itu, beberapa tahapan harus dilalui peserta, mulai dari menjawab pertanyaan yang sudah disediakan panitia maupun dewan juri sebagai  penentu siapa pemenangnya. Dan akhirnya yang terpilih juara I sebagai Bujang PALI tahun 2016 adalah Firdaus Akbar perwakilan Kecamatan Tanah Abang sedang gadis PALI  adalah Nita Afrianti perwakilan Kecamatan Tanah Abang  juga. (yudhi)

RelatedPost