PALEMBANG — Sriwijaya FC nyaris membuat catatan baru saat bertemu Persipura Jayapura, Minggu (12/11) sore di stadion Mandala Jayapura. Sempat unggul 2-0 di babak pertama, tuan rumah berhasil membalas melalui Boas Solossa di menit 78 dan Ferinando Pahabol saat laga menyisakan 3 menit tersisa.

Dengan hasil imbang 2-2 tersebut, laskar wong kito gagal memecahkan rekor mencuri poin penuh di kandang Mutiara Hitam. Sepanjang 13 tahun perjalanan klub kebanggaan masyarakat Sumsel ini, catatan terbaik sebelumnya hanya mampu 2 kali menahan imbang dan belum pernah menang di stadion Mandala Jayapura.

Asisten pelatih SFC, Keith Kayamba Gumbs sangat kecewa dengan hasil ini mengingat kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna. “Ini hasil yang tidak bagus, karena tim sudah unggul 2-0 dan permainan cukup menguasai, namun ada kesalahan yang dibuat dan harus dibayar mahal. Saya sedih karena ini tim saya dan selalu percaya mereka bisa lebih baik dari ini,” ujarnya usai pertandingan.

Di laga ini, pelatih SFC Hartono Ruslan merubah strategi dan kembali memainkan taktik yang sama seperti saat melawan Bali United (30/10) lalu. Pola baru ini sempat membuat pemain SFC leluasa dan mengembangkan permainan di babak pertama.

“Saya senang karena pemain kami mampu bermain bagus dan soal hasilnya tidak terlalu kecewa karena Persipura tim yang sangat kuat. Bisa mendapat 1 poin di Jayapura bukanlah sesuatu yang buruk, kami tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih Persipura Wanderley Junior menyebut di awal pertandingan anak asuhnya lambat panas dan kebobolan melalui kesalahan sendiri. Namun pelatih asal Brasil ini menyebut mentalitas Boas Solossa dkk sangat luar biasa sehingga mampu mengejar ketertinggalan usai turun minum.

“Ini musim yang luar biasa, sore ini kembali membuktikan dan mampu bangkit setelah sempat tertinggal 0-2. Hal itu sendiri karena kami kurang konsentrasi di awal, saya juga senang motivasi mereka untuk mempertahankan catatan tidak kalah di kandang masih terjaga, peluang untuk menang sebenarnya juga ada,” bebernya.

Jalannya pertandingan

Sriwijaya FC langsung menggebrak di menit awal dan langsung melakukan serangan ke lini pertahanan tuan rumah. Hasilnya, tidak perlu menunggu lama Alberto Goncalves di menit 3 sudah menjebol gawang Persipura setelah berhasil memanfaatkan kemelut di kotak penalti.

Bahkan 10 menit berselang, laskar wong kito berhasil memperlebar keunggulan lewat Hilton Moreira setelah penjaga gawang Yoo Jae Hoon melakukan blunder.

Di babak pertama ini, SFC sendiri lebih tampil atraktif dan menguasai jalannya pertandingan. Beberapa kali Nur Iskandar mampu merepotkan dari sisi kanan pertahanan lawan. Sementara itu, Zalnando yang dipercaya mengisi posisi wing back kiri mampu mematikan pergerakan Ferinando Pahabol. Skor 0-2 sendiri menutup 45 menit babak pertama.

Di babak kedua, tuan rumah langsung melakukan pergantian dengan memasukkan Dede Sulaiman menggantikan Yoo Jae Hon. Setelah itu, giliran legiun asing Persipura lainnya yakni Mauricio Leal yang harus ditarik keluar karena mengalami cedera. Namun bermain dengan anak lokal, Persipura justru tampil memggila dan hasilnya di menit 78 umpan dari Priska Womsiwor mampu diselesaikan dengan manis oleh Boas Solossa.

Setelah gol tersebut, Persipura terus menggempur pertahanan SFC dan baru di menit 88 Ferinado Pahabol kembali menggagalkan kemenangan seperti saat putaran pertama di stadion GSJ Palembang. Skor imbang 2-2 akhirnya menutup pertandingan yang dipimpin oleh wasit asing asal Kazakhstan ini. (dedi)

RelatedPost