PALEMBANG — Meski tidak terlalu mengkhawatirkan, namun pelatih Sriwijaya FC tetap memperhatikan psikologi Supardi dkk jelang laga melawan Mitra Kukar, Minggu (9/10) sore di stadion GOR Aji Imbut Tenggarong. Apalagi selama perhelatan TSC 2016 selama ini, walau sudah pernah mengalami kekalahan sebelumnya, namun tidak ada yang dengan skor mencolok seperti 0-4 saat laga terakhir melawan Bhayangkara FC (2/10) lalu.

Dari 3 kekalahan yang diderita SFC sebelum laga melawan BFC, semuanya terjadi dengan skor tipis dan hanya defisit 1 gol. Kekalahan pertama terjadi saat bersua Persegres GU (12/6) dengan skor 1-2, kemudian skor sama juga berulang saat SFC dikalahkan Semen Padang (15/7). Dan skor tipis 0-1 juga diderita SFC saat takluk dari Bali United (19/8) lalu.

Sorotan tajam pun ditujukan kepada punggawa SFC, terutama sosok Yogi Triana yang harus memungut bola cukup sering saat melawan BFC lalu.  Pelatih kiper SFC, Hendro Kartiko tidak menampik bahwa pasti ada efek yang ditimbulkan pasca kekalahan lalu.

“Sebagai seorang kiper, pasti ada pengaruhnya. Tetapi sebagai pelatih, saya selalu tekankan bahwa evaluasi terhadap hal ini tidak bisa hanya ditujukan ke 1 pemain saja, karena permainan sepakbola itu kolektif. Sejauh ini saya melihat Yogi juga sudah melupakan hasil tersebut dan berlatih seperti biasa. Tetapi memang kemarin saya beserta 3 kiper SFC berdiskusi membahas apa yang terjadi saat pertandingan kemarin,” jelas eks kiper timnas ini.

Menurutnya, dirinya menurunkan Yogi saat bertemu BFC dikarenakan penampilan eks kiper timnas U23 ini sangat baik saat SFC berhasil menang di kandang Madura United di pekan 20 lalu. “Yogi harus segera bangkit dan saya bersyukur 3 kiper yang ada di SFC semuanya kompak. Mereka saling support satu sama lain dan persaingan memperebutkan posisi inti berlangsung sehat,” tambahnya.

Sementara itu, kondisi Teja Paku Alam yang sebelumnya diparkir saat melawan BFC mulai membaik dan diperkirakan sudah bisa bisa comeback akhir pekan nanti. “Kemarin cederanya belum pulih 100 persen dan Teja mengalami keletihan luar biasa setelah terkuras fisiknya saat PON lalu. Kontra Mitra, saya masih akan melihat perkembangan hingga hari Sabtu (8/10) nanti, seluruh kiper memang sengaja dibawa dengan pertimbangan bahwa laga ini sangatlah penting dan menjaga psikologis pemain,” pungkasnya. (dedi)

RelatedPost