PALEMBANG — Pemain senior Sriwijaya FC, Firman Utina mengaku laga melawan Perseru Serui (27/7) akan menjadi salah satu penentu keberhasilan laskar wong kito dalam mengarungi kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Pasalnya, performa SFC belakangan ini menurun dan pihaknya mentargetkan kebangkitan agar bisa terus bersaing di jalur juara nantinya.

“Sebenarnya jika tidak ada libur lebaran, mungkin performa SFC tetap akan terjaga. Namun karena ada jeda cukup lama maka kami harus mengatur dari awal lagi, di 2 laga sebelumnya memang ada penurunan dan laga melawan Perseru Serui wajib kami menangkan agar mendapat momentum seperti dulu lagi,” ungkap mantan kapten timnas ini saat ditemui Selasas (26/7) di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Menurutnya, melawan Perseru yang mempunyai keunggulan fisik pihaknya harus bermain kompak dan fokus sepanjang pertandingan. “Jika ditanya siapa pemain yang harus diwaspadai dari Perseru, saya katakan tim seperti mereka sangat mengandalkan kekompakan sehingga semuanya harus mendapat perhatian,” ujarnya.

Sementara itu, kapten tim Perseru Serui Artur Bonai mengaku enggan terpengaruh dengan kondisi tim tuan rumah yang tengah terpuruk. “Kami sudah mendapat pelajaran berharga saat melawan Persela Lamongan (16/6) lalu, saat itu kami bertandang ke kandang mereka dan harus kalah 0-2, padahal saat itu Persela berstatus sebagai penghuni dasar klasemen,” jelas Artur.

Diakuinya, melawan SFC yang dihuni banyak pemain senior, pihaknya wajib bermain cerdik dan tidak terpengaruh nama besar lawan. “Kami mesti main pakai otak, mereka punya nama besar tetapi di lapangan semuanya sama. Seperti yang dikatakan pelatih, disini kami punya peluang untuk memutus rekor buruk saat tandang,” tegasnya. (dedi)

Related Post