PALI — Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi (PAD) Kabupaten PALI yang terletak persis di pusat kota Pendopo yakni di Simpang Lima Kecamatan Talang Ubi meningkat statusnya menjadi Dinas Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi tipe B.Kabar tersebut diketahui pada acara Bimbingan Tekhnis (Bintek) Kearsipan.

Pada acara Bintek yang dihadiri Plt Sekda PALI Robby Kurniawan serta beberapa kepala SKPD dan ratusan peserta dari berbagai sekolah tingkat SLTP dan SLTA  yang digelar di gedung Pesos komplek Pertamina Pendopo tersebut,kepala kantor PAD PALI H.Zaibin menerangkan bahwa berkat dukungan seluruh lapisan masyarakat dan DPRD,kantor yang dipimpinnya naik status menjadi Dinas.

“Alhamdulillah kantor PAD meningkat statusnya jadi Dinas PAD yang ditunjuk oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), mudah-mudahan ke depan bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan lebih giat lagi mengajak masyarakat cintai membaca,” jelas H.Zaibin.

Selanjutnya,ungkap H.Zaibin kantor yang meningkat menjadi Dinas akan mempunyai struktur yakni satu sekretaris dan tiga kepala bidang.

“Siapa yang mengisi struktur tersebut yang menentukan adalah kewenangan pak Bupati,jadi tinggal menunggu pengukuhannya saja,” ungkapnya.

Mengenai Bintek Kearsipan,H.Zaibin mengajak kepada seluruh peserta untuk menyimak sampaian materi dengan narasumber yang didatangkan langsung dari Badan Arsip Daerah Provinsi Sumsel.

“Ada pak Kholidan MSi yang menyampaikan materi bagaimana cara penertiban administrasi arsip,beliau datang dari Badan Arsip Daerah Sumsel.Semoga paparan beliau menambah pengetahuan kita terutama di bidang kearsipan,” harapnya.

Sementara itu,Robby Kurniawan mengusulkan agar kedepannya arsip daerah bisa dimasukan kedalam IT.

“Dengan adanya Bintek ini,  diharapkan ke depan seluruh arsip daerah lebih ditertibkan lagi dan kalau bisa dimasukan ke IT,agar  masyarakat yang ingin mengetahui tidak lagi susah repot-repot datang ke kantor PAD,tetapi tinggal melihat melalui internet,sehingga memudahkan masyarakat PALI untuk mengakses informasi mengenai arsip daerah,” sarannya. (yudi)

RelatedPost