PALEMBANG — Meski sempat mengajukan permohonan perubahan jadwal pertandingan melawan Persela Lamongan, Kamis (21/7) mendatang, namun manajemen Sriwijaya FC mengaku sudah mendapat jawaban dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS) dan hasilnya laga tetap akan digelar seperti semula.

Hal ini disampaikan oleh sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid saat dikonfirmasi Senin (18/7) siang. “Kita sudah komunikasi langsung dengan bu Ratu Tisha selaku Direktur Kompetisi dan Regulasi ISC terkait permohonan jam pertandingan SFC melawan Persela nanti,” ungkapnya.

Awalnya, laga ini akan digelar pukul 16.00 WIB dan pihaknya mengajukan perubahan menjadi pukul 19.00 WIB. Hal ini dikarenakan pelaksanaan pertandingan dilaksanakan pada hari kerja dan dikhawatirkan penonton akan kesulitan hadir ke stadion GSJ nantinya.

“Yang hadir di GSJ nanti bukan hanya dari Palembang, namun juga dari wilayah lain seperti Sekayu, Indralaya hingga Prabumulih karena SFC merupakan klub kebanggaan Sumsel. Karena itu kami mengajukan permohonan perubahan jadwal,” jelasnya.

Namun dikarenakan jadwal tersebut sudah disusun sesuai dengan program pemegang hak siar, maka keinginan laskar wong kito tersebut sepertinya sulit terwujud. “Jadwal sudah disusun SCTV sebagai pemegang hak siar dan akan merubah jadwal lain yang sudah disusun sejak jauh hari. Sehingga laga melawan Persela Lamongan nanti tetap akan dimainkan pukul 4 sore,” tambahnya.

Pihaknya sendiri mengaku tidak mempermasalahkan hal ini dan mengaku siap menyelenggarakan pertandingan seperti biasa. “Meski hari kerja, kami tetap yakin masyarakat Palembang dan Sumsel akan tetap hadir nantinya. Kami pun menghimbau agar suporter SFC dapat memanfaatkan jalur-jalur alternatif saat akan ke GSJ untuk menghindari kemacetan di jalur menuju Jakabaring akibat pembangunan LRT yang masih berlangsung hingga saat ini,” pungkasnya. (dedi)

RelatedPost