PALEMBANG — Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) provinsi Sumsel berkolaborasi dengan Dinas Kehutanan dan Dinas Perhubungan melakukan penanaman seribu pohon di wilayah pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) serta daerah lainnya.

Kepala BKIPM Sumsel, Wigrantoro Giri Pratikno mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan hijau dan udara bersih. Selain itu penanaman seribu pohon ini juga merupakan rangkaian dari peringatan Bulan Bhakti Karantina.

d9aff4d8-fd78-43c9-b106-336a61e33f75

“Pelabuhan merupakan satu kesatuan dari BKIPM, sejak awal kami memiliki kepedulian untuk melakukan penghijauan di lokasi pelanuhan Tanjung Api-Api agar udaranya sejuk dan memiliki daya tarik tersendiri bagi orang yang berkunjung kesini,” ungkap Giri di sela kegiatan penanaman pohon, Kamis (04/05).

Giri menyebutkan, Pelabuhan TAA akan menjadi rujukan pelabuhan besar, oleh karena itu sudah seharusnya ditata dan dikelola dengan baik, salah satunya dengan menyediakan pemdandangan indah serta udara yang bersih.

“Jadi harus kita rintis mulai dari sekarang, kita tanam buah-buahan seperti mangga, jambu, ada juga tanaman keras seperti pohon Mahoni dan Terembesi, dan kedepannya juga akan kita lakukan perawatan seperti diberi pupuk,” kata dia.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Operasional Pelabuhan Tanjung Api-Api, M. Tagar Daus sangat mengapresiasi inisiatif BKIPM Sumsel yang peduli lingkungan dengan mencanangkan penanaman 1000 pohon.

b9d839b7-57c2-4380-816c-8fbeb51ffc85

“Kita semua ini teradu, jadi apabila ada kegiatan seperti ini kita harus saling membantu dan ikut berpartisipasi, dan kita harapkan program yang sangat bagus ini tidak hanya terhenti sampai disini saja namun ada kelanjutannya,” harap Tagar.

Diketahui, selain penanaman 1000 pohon BKIPM juga menggelar kegiatan sosial dalam memperngati Bulan Bhakti Karantina seperti sunatan Massal dan kontes ikan cupang tingkat nasional. (juniara)

Artikel Terkait