Partai antara Sriwijaya FC melawan Semen Padang menjadi penutup ideal turnamen Piala Gubernur Sumsel Cup 2015, Sabtu (21/3) di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Kedua tim memang dipastikan akan saling bunuh untuk merebut gelar juara turnamen yang digelar untuk pertama kalinya dan sebagai bagian dari Road To Asian Games 2018 ini.
Namun keuntungan tetap berpihak kepada laskar wong kito, selain akan bertanding di depan publik sendiri, hasil imbang pun sudah akan mengantarkan skuad asuhan Beny Dollo ini menjadi juara. Sementara Kabau Sirah, kemenangan memang tidak hanya akan mengantarkan Vendry Mofu dkk sebagai juara, namun juga pembalasan dendam setelah sebelumnya di turnamen SCM Cup, Februari lalu kalah atas SFC di Padang.
“Kami sudah mengetahui kekuatan SFC, walau saat di SCM Cup lalu bukan saya yang menangani tim Semen Padang. Saat memutuskan mengikuti turnamen ini, tentu kita ingin menang. Tapi tujuan utama adalah proses pemantapan tim, apalagi setelah dari Palembang kami hanya punya waktu sekitar 10 hari sebelum ISL nanti digulirkan,” jelas pelatih Semen Padang, Nil Maizar saat dikonfirmasi Jumat (20/3) siang.
Menurutnya, selama turnamen Piala Gubernur ini dirinya pun tidak banyak membongkar formasi karena ingin mengetahui skema ideal serta kerangka tim untuk di ISL nanti. “Di dua partai ini rasanya saya sudah mengantongi dan melihat kerangka tim Semen Padang, melawan SFC akan menjadi ujian pas karena nanti akan kembali di ISL dan mungkin uji coba terakhir di pra musim ini,” ungkap eks pelatih tim nasional ini.
Sementara itu, asisten pelatih SFC Hendri Susilo menegaskan timnya siap merebut gelar juara pertama di pra musim ini dan menebus permainan buruk di laga sebelumnya. “Memang persiapan tidak ideal karena hanya jeda 1 hari, namun semua tim peserta punya kondisi yang sama. Pelatih belum memutuska apakah akan ada rotasi lagi, yang jelas kita sudah tahu kekuatan tim lawan dan sebelumnya juga pernah mengalahkannya di kandang mereka,” ujar Hendri.
Menurutnya, sebelumnya tim pelatih memang memutuskan merubah starting eleven saat menghadapi Martapura FC dengan tujuan melihat kesiapan pemain pelapis. “Namun melawan Semen Padang, kita akan turunkan kembali tim utama.Seluruh pemain juga dalam kondisi yang fit, soal peluang rasanya kedua tim punya kesempatan sama,” tambahnya.