PALI — Belum diumumkannya hasil Uji Kompetensi (UK) TKS yang digelar Pemkab PALI pada 19 Juni 2015 lalu membuat sebagian besar Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) merasa galau.

Seperti yang disampaikan Feri, TKS yang bekerja disalah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab PALI.

Menurutnya, hal ini sangat disayangkannya dan dapat menimbulkan banyak persepsi nantinya. “Bingung jadi kami ini kak, sampai hari ini belum tahu lulus atau tidak. Sedangkan Surat Keputusan yang kami pegang hanya sampai 30 Juni 2016. Jadi, terhitung bulan Juli ini kami belum memiliki SK,” keluhnya, Selasa (12/7).

Namun alumnus salah satu perguruan tinggi di kota Pempek Palembang itu menegaskan akan tetap bekerja maksimal di instansi tempatnya bekerja.

“Tetap kerja kami kak. Hanya saja kami menyayangkan, pihak penyelenggara UK TKS ini kurang profesional, karena sudah molor cukup lama pengumuman hasilnya tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI Robby Kurniawan, SSTp mengharapkan agar para TKS di lingkungan Pemkab PALI agar bersabar dahulu.

“Sempat ada miss komunikasi kita dengan PPJK Unsri. Karena, operator PPJK ini juga ternyata libur lebaran. Lagi pula, kita tidak ingin gegabah dalam menentukan kelulusan ini, ada proses pengolahan data, absensi dan keaktifan kerja juga menentukan jadi jangan sampai salah karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Rencananya, pengumuman UK TKS itu akan dilaksanakan pada hari ini, Rabu (13/7) dan paling Kamis (14/7) besok.

“Namun karena operatornya juga mau lebaran, jadi mohon dimaklumi. Untuk teknis sendiri, akan diumumkan daftar TKS yang lulus sesuai dengan nilai dan ditempel di kantor BKD Kabupaten PALI dan Kantor Bupati. Kemudian juga, bisa diakses di website PPJK Unsri,” sambung mantan Plt. Bupati OKU Selatan itu.

Lebih lanjut, Robby tetap menegaskan bahwa UK TKS itu bukan itu mengurangi jumlah TKS tapi untuk meningkatkan dan melihat kemampuan TKS di Pemkab PALI.

“Tetap akan ada yang gugur dari 5000 TKS yang ikut tes kemarin. Hanya saja, belum bisa diputuskan. Tapi akan dilihat dari kedisiplinan, kehadiran, dan performa dalam organisasi diakumulasikan dengan hasil UK TKS,” tutupnya.

Terpisah, Kepala BKD Kabupaten PALI, Yukhairudin, SE membenarkan jika SK para TKS sudah habis tanggal 30 Juni 2016 lalu. “Makanya, soal gaji atau upah TKS yang tetap bekerja pada bulan Juli ini tergantung kebijakan dari Bupati PALI. Kita hanya melaksanakan UK TKS,” katanya. (yudhi)

Related Post