PALEMBANG — Akhir-akhir ini harga bahan pokok seperti Cabai, Bawang Merah dan Tomat dipasaran meroket naik. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Selatan, Permana, hal itu disebabkan oleh faktor cuaca.

Diakui Permana, naiknya harga bahan pokok di pasaran dikarenakana buruknya cuaca dan berdampak pada pendistribusian pasokan bahan pokok menjadi terlambat masuk ke pasar. Apalagi, Pasokan bahan pokok yang berasal dari Sumsel hanya menyumbang 23 persen, sisanya didatangkan dari provinsi Jawa Barat seperti Bogor dan Sukabumi karena konsumsi masyarakat Sumsel terhadap Cabai, Bawang dan Tomat cukup tinggi.

“Karena musim hujan jadi pasokannya terlambat dan harganya meningkat
Sumsel ini untuk produk holtikulturanya dipasok dari Pagar Alam, Muara Enim Lahat sama Lubuk Linggau,” ujarnya.

Tetapi, sambung Permana, meroketnya.harga Cabai dan Bawang dipasaran hanya sementara saja, karena saat ini masih musim hujan. “Pada musim hujan seperti ini banyak produk-produk holtikultura yang busuk dan mengakibatkan pasokan ke pasar terhambat sehingga harga menjadi naik, saat ini dirasakan memang dua kali lipat,” katanya
Tetapi, Menurut Permana, hal ini hanya akan berlangsung sementara dan diperkirakan hanya berlangsung sekitar dua minggu, setelahnya akan stabil kembali.

“Upaya kami nanti akan mendata kembali, kemudian bekerjasama dengan Dinas Pertanian Holtikultura dan Ketahanan Pangan agar meningkatkan lahan Holtikultura supaya kita memenuhi kosumsi di daerah Sumsel,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost