PALEMBANG — Sriwijaya FC sedikit bernafas lega usai berhasil mengalahkan tamunya Persela Lamongan dengan skor 2-0, Selasa (26/9) sore di stadion Madya Bumi Sriwijaya Palembang. Dengan hasil ini, laskar wong kito naik 1 trip ke posisi 12 klasemen sementara dengan poin 31 menggeser Persela Lamongan yang harus turun 1 peringkat.

Dua gol SFC sendiri dicetak oleh Marcho Sandy Meraudje di menit 48 dan Alberto Goncalves di menit 73 babak kedua. Namun kemenangan tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini diwarnai dengan diusirnya 1 pemain yakni Manda Cingi di menit 64 babak kedua.

Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso mengaku sangat kecewa dengan kekalahan ini mengingat anak asuhnya disebutnya lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. “Kami seharusnya tidak pantas kalah karena 2 gol mereka pun bukan lahir dari sebuah skema yang rapi, secara penguasaan bola pun Persela rasanya lebih unggul,” ujarnya usai pertandingan.

Absennya 3 pemain pilarnya yakni Kosuke Uchida, Fahmi Al Ayubi dan Ivan Carlos sangat berpengaruh terhadap permainan Laskar Joko Tingkir di laga ini. “Memang sangat terasa, seperti Suke yang biasanya menjadi penyeimbang di lini tengah dan membantu penyerangan. Kami juga gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah 1 pemain mereka diusir keluar, memang tadi saya sengaja menambah penyerang namun gol kedua SFC sangat membuat mental pemain Persela jatuh dan sulit keluar dari tekanan,” bebernya.

Sementara itu, pelatih SFC Hartono Ruslan menyebut kunci kemenangan anak asuhnya di laga ini karena bermain disiplin dan sabar setelah banyak tertekan di babak pertama. “Mereka tidak terburu-buru dan terus fokus, soal kartu merah Manda Cingi saya pikir apa yang dilakukannya memang wajar karena tugasnya memotong serangan lawan. Tetapi memang sudah sempat ingin kami ganti dengan Ichsan namun batal karena KM itu,” jelasnya.

Menurutnya, poin penuh ini memang sangat diperlukan oleh pihaknya mengingat sebelumnya mengalami 4 kekalahan beruntun dan diberondong 13 gol oleh lawan. “Semoga dengan pindah kandang ini mampu membawa keberuntungan, tapi poin penuh memang sangat penting buat SFC untuk meningkatkan mental pemain, mereka harus tetap percaya diri dan kompak menghadapi sisa musim ini. Tadi saya sengaja terus berteriak agar mereka fokus karena sebelumnya pun sudah pernah unggul 2-0 tetapi gagal menang,” tambahnya.

Laga sendiri sempat berjalan lamban di babak pertama karena lapangan yang baru direnovasi untuk perhelatan Asian Games 2018 ini diguyur hujan deras. Tidak banyak peluang yang tercipta dan bola lebih banyak diperebutkan di lini tengah. Barulah di menit kedua SFC menggebrak dan mencuri gol cepat di awal babak kedua melalui sundulan Marco Sandy memanfaatkan umpan terukur dari Tijani Belaid.

Publik pecinta sepakbola di Palembang sempat dibuat ketar-ketir usai Manda Cingi diusir wasit Nuzur Fadhillah di menit 64. Namun Alberto Goncalves kembali berhasil menjebol gawang Persela Lamongan yang dijaga oleh Ferdiansyah setelah berhasil memanfaatkan skema serangan balik yang dikreasi oleh Nur Iskandar. Setelah gol ini, SFC sendiri lebih fokus mempertahankan kemenangan dan tidak ada gol tambahan yang tercipa dan skor tetap bertahan 2-0 untuk kemenangan SFC. (dedi)

Artikel Terkait