PALEMBANG — Pesatnya perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi khususnya internet serta candunya masyarakat dalam penggunaan media sosial menarik perhatian Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ir H Romahurmuziy  MT.

Saat berdiskusi dan sharing time bersama jurnalis media online di Hotel Aston, Selasa (25/07) mengenai perkembangan media sosial. Romi, panggilan akrab Ketua Umum PPP ini mengatakan pengguna internet di Indonesia mencapai 88,1 juta IP Address. “IP Address itu satu orang satu ip, beda dengan akun Facebook satu orang bisa banyak akun,” katanya.

“Sekarang mobilitas pengguna internet melalui hanphone dan penggunanya mayoritas anak muda. PPP sangat konsen dengan digital politik, dari 88,1 juta menurut perhitungan kami adalah usia pemilih sedangkan 30 persen bukan pemilih mungkin masih SMP atau SMA kelas 1,” jelasnya.

Ditambahkannya, kecenderungan anak muda saat ini menggunakan media sosial twitter dan facebook sedangkan untuk mendapatkan informasi dan perkembangan berita, masyarakat lebih memilih membaca berita di media online dari pada media lainnya. Oleh karena itu, ia dan partainya memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan media sosial.

“Politik besok banyak dipengaruhi oleh kemajuan viral yang harus mempunyai keunikan, di era yang modern ini kita harus berlomba dengan cepat karena pemilih kita akan lebih independen dalam memilih sikap, mereka memiliki kemerdekaan dalam menentukan. Nah, untuk menjadi marketing viral maka harus menampilkan keunikan (uniqe selling point) ke depannya politik akan dipengaruhi oleh pengguna internet Dengan segala keunikannya,” katanya.

Romi menyampaikan, dalam dunia digital maka kecepatan dan ketepatan menjadi hal yang menentukan, pemilih pun semakin independen. “Di PPP untuk internet harus dibudayakan dahulu, baru pemberadaban kepada kader setelah itu kita bicara pendigitalan lalu kemudian baru pendelegasian. Pada Bulan Agustus nanti, kami akan mengundang anggota dewan dari PPP seluruh Indonesia untuk memaksa mereka menggunakan HP Android,” Ucapnya.

Nantinya Partai Politik akan berkompetisi satu dengan yang lainnya, oleh karenanya ia akan menekan seluruh kader agar meggunakan teknologi dan akan membeli headset besar-besaran. (juniara)

RelatedPost