PALEMBANG — Tahun depan, provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bakal menjadi tuan rumah event olahraga internasional, Asian Games pada 18 Agustus – 2 September 2018, kemudian rencananya bakal diikuti dengan balap motor dunia Moto GP.

Pembangunan sirkuit Moto Gp bakal dibangun di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) dengan luas wilayah sekitar 300 hektar pada tahun ini. Namun diungkapkan oleh gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin, kedua event megah ini tidak akan berjalan lancar bila kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap masih terjadi.

Untuk itu, sambung Alex Noerdin, pemerintah provinsi Sumsel terus menggiatkan pencegahan terhadal Karhutla agar tidak terjadi lagi.

“Alhamdulillah 2016 kemarin sudah terwujud, Sumsel tidak mengalami Karhutla dan kabut asap dan untuk 2017 kita juga terus berupaya melakukan pencegahan semaksimal mungkin,” kata Alex Noerdin usai menerima kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia di Griya Agung, Rabu (08/02).

Dikatakan kakek dua orang cucu ini, pemprov Sumsel beserta seluruh pihak dan masyarakat terus melakukan berbagai cara untuk mengantisipasi karhutla, salah satunya dengan merestorasi dan membudidayakan lahan gambut.

“Kalu ado asep makmano nak nyelanggarakan Asian Games samo Moto Gp dan Alhamdulillah kito dapet bantuan dana dari Badan Restorasi Gambut untuk mengolah lahan, jadi ini jugo salah satu langkah konkrit kito dalam mengatasi karhutla,” ujarnya.

Untuk itu, orang nomor satu di Sumsel ini berharap agar tahun ini dan tahun selanjutnya Sumsel aman dari Karhutla serta kabut asap sehingga bisa menjadi tuan rumah Asian Games 2018 dan pembangunan Sirkuit Moto Gp berjalan lancar. “Inilah langkah konkrit yang terus kita lakukan,” singkatnya. (juniara)

Artikel Terkait