PALEMBANG — Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Kamis (25/8) secara langsung membuka seminar nasional yang diselenggarakan oleh Kementrian Keuangan Republik Indonesia dengan mengusung tema ‘Mewujudkan Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa yang Akuntabel dan Transparan’.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Graha Bina Praja tersebut dihadiri Kepala BPMPD Sumsel, perwakilan kepala desa se – Sumsel juga tenaga pendamping desa.

Mukti Sulaiman mengatakan, Kepala desa harus bekerja keras, terukur dan smart serta transparansi dalam mengelolah dana desa yang diberikan oleh pemerintah pusat. “Dana desa itu cukup besar, jadi gunakanlah sesuai rencana.untuk pembangunan desa yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dijelaskan Mukti Sulaiman, Seminar tersebut bertujuan untuk memperkuat Kepala Desa dan Sekretaris Daerah dalam pengelolaan keuangan dan aset desa. “Kades harus bisa menentukan untuk pembangunan yang prioritas, tergantung dengan kondisi desa masing masing dan disinilah pendamping desa berperan,” urai Mukti.

Untuk mengelola aset daerah efektif dan efesien, dikatakan Mukti, Kades dan Pendamping desa harus bersinergi. “Tugas pendamping desa bukan hanya mendampingi pengelolaan dana desa tetapi juga secara keseluruhan,” tutupnya. (juniara)

Artikel Terkait