PALEMBANG — Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) melakukan rapat koordinasi dengan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan semua pihak terkait di Griya Agung, Selasa (30/05) guna membahas koordinasi mengenai kesiapan dari masing-masing tanggungjawab.

Dansatgas Karhutla Kol Inf Kunto Arief Wibowo usai rapat, usai rapat mengatakan ada beberapa pembahasan yang dibahas, pertama pembahasan tentang sinergis dan mengintegrasikan sistem yang ada di dalam pemerintahan daerah maupun ditingkat provinsi.

Kedua mengeksploitasi yang bisa dimanfaatkan dalam program-program yang sudah diselenggarakan yaitu seperti TRG kemudian program-program yang sudah ada melalui program karhutla agar lebih fokus.

Dan kemudian yang ketiga mensinergiskan sistem komunikasi dari mulai yang paling di depan sampai yang paling belakang utamanya menggabungkan sesama kegiatan produk 2016-2017 jadi satu komando pengendalian.

“Jadi hari ini kita menerima masukan serta menguatkan program yang sudah ada sebagai antisipasi kedepan, sehingga bisa berdampak kepada semua bidang,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan evaluasi pada 2016 dan 2017 Sumatera Selatan masih memimiliki intensitas  hujan yang tinggi. Namun tetap acuan dalam persiapan menanggulangi Karhutlah di sumsel adalah 2015,2016.

Kemudian pada 2017 yang dilakukan menurut Kunto adalah memaksimalkan kembali ditahapan pencegahan hingga kelapisan paling bawah, memberikan pemahaman mengenai tidak membakar.

“Kita lebih fokus ke tahap pemberian pemahaman ditahap sebelum kemarau, nanti pada saat kemarau lebih kepada pendekatan patroli,” tutupnya. (juniara)

Artikel Terkait