PALEMBANG — Mulai 3 April hingga lima belas hari kemudian pemerintah provinsi Sumsel telah membuka pendaftaran bagi pegawai negeri sipil yang memenuhi persyaratan untuk menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi Sumsel.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah provinsi Sumsel, Muzakir menyebutkan, ada lima orang yang menjadi penatia seleksi yakni sebagai Ketua Pansel dari ketua MUI Sumsel, Aflatun Muchtar, Sekretaris Pansel Zainudin Nawawi, Akademisi dari Unsri.

Untuk Anggota pansel, lanjut Muzakir ada Yusri Efendii dan Mukti Sulaiman mantan Sekda Sumsel dan Dr. Suhajar, Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri.

Ia menjelaskan ada beberapa syarat yang harus dilengkapi seperti, melengkapi berkas administrasi atau portofolio, yang di dalamnya meliputi usia maksimal 58 tahun, golongan IV D, pernah menjabat di Eselon II minimal dua kali.

“Sampai hari ini (Rabu, 05/04) belum ada yang mendaftar, yah mereka juga harus menyiapkan berkas-berkasnya, pokoknya ada waktu 15 hari setelah pembukaan bagi PNS yang mau mendaftar,” kata dia pada awak media usai menghadiri launching pajak online keliling di halaman kantor gubernur Sumsel, Rabu (05/04).

Tes kedua, lanjut Muzakir, setelag lolos seleksi berkas para calon Sekda akan mengikuti tes assesment. Untuk mengetahui kemampuan atau kompetensi seseorang. Berdasarkan bukti-bukti yang dikeluarkan oleh lembaga berwenang yang ditunjuk.

Tes ketiga, tes wawancara. Untuk mengetahui wawasan para peserta. Muzakir menambahkan, setelah lulus ketiga tes tersebut. Para peserta akan disampaikan kepada Gubernur Sumsel dan diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).(juniara)

Artikel Terkait