PALEMBANG — Untuk mendukung fasilitas transportasi pada perhelatan akbar Asian Games 2018 mendatang, pembangunan kereta api ringan Light Rail Transit (LRT) di provinsi Sumatera Selatan terus dikebut.

Hingga kini, Kepal Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Nasrun Umar mengataka, progress pembangunan LRT sudah mencapai 23,4 persen, dengan selisih kurang dari 1,0 persen dari target.

Oleh karena itu, pemerintah provinsi Suamtera Selatan menggandeng konsultan dari Jepang untuk membantu pekerjaan PT. Waskita Karya sebagai kontraktor, karena proyek LRT ini ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018.

“Waskita Karya sebagai main kontraktor tentu saja akan membuat dirinya nyaman dan lebih yakin ketika sudah didampingi konsultan,” ujar Nasrun pada awak media, Rabu (23/11).

Beberapa pekerjaan yang saat ini menjadi perhatian dalam pembangunan proyek tersebut yakni pemasangan tiang pancang di perairan Sungai Musi.

“Tinggal menunggu alat itu, mudah mudahan sudah datang,” harapnya.

Ia menambahkan, jika pekerjaan pemasangan tiang pancang di Sungai Musi telah rampung maka titik krusial pembangunan LRT bisa dikatakan telah rampung.

“Sejauh ini semua sudah ‘on the track’ dan sudah melewati masa sulit karena tinggal empat tiang pancang lagi di Sungai Musi,” singkatnya. (juniara)


RelatedPost