PALEMBANG — Potensi Perikanan di Sumatera Selatan yang sangat melimpah menarik perhatian Kementerian koordinator bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim) untuk mengembangkan ekonomi supaya bisa mengoptimalkan kesejahteraan nelayan yang ada.

Salah satu dengan mempercayakan pembangunan Integrated Cold Storage (Gudang Beku) yang berskala kecil di PPI PUS Sungai Lilin Desa Teluk Kemang kecamatan Sungai Lilin kabupaten Musi Banyuasin, provinsi Sumatera Selatan.

Dipilihnya sungai lilin dikarenakan lokasi ini merupakan lumbung ikan di Sumsel yang setiap tahunnya mampu menghasilkan 30 ribu ton. Diharapkan Cold Storage ini mampu menampung 30 ton dengan rata rata perharinya sebanyak 3 ton.
Hal ini dikatakan, Ahmad Mukohir selaku kepala dinas Perikanan Musi Banyuasin, Jumat, (17/11). Menurutnya, gudang beku ini akan mempermudah distribusi ikan yang dijual oleh nelayan.

Selain itu, untuk mempermudah pengelolaan gedung beku, Dinas Perikanan Muba telah bekerjasama dengan PT. Perindo dengan tujuan PT. perindo membeli hasil tangkapan nelayan dengan harga yang sesuai dan tidak merugikan, setelah itu ikan yang dikumpulkan dimasukkan ke dalam gudang beku baru didistribusikan.

Diungkapkan Mukohir, Muba juga mendapatkan bantuan dana sebesar Rpn 2 miliar untuk membangun gudang beku.
“Ditargetkan akhir November ini akan selesai, walau adanya penghematan anggaran (self blocking) dari pemerintah pusat, namun program ini masih akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2017 mendatang,” katanya optimis. (juniara)

RelatedPost