PALEMBANG — Upaya Kementerian koordinator bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim) untuk mengoptimalkan potensi ekonomi kelautan dan pemanfaatan hasil sumber daya laut agar bisa mendongkrak perekonomian daerah terus digiatkan.
Salah satunya dengan membangun Integrated Cold Storage sebagai sarana dan prasarana pendukung produksi kelautan dan perikanan. Hal ini sejalan dengan program pembangunan nasional, yang penggunaan dananya dari dana Tugas Perbantuan (TP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ke Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi/kabupaten/kota.

Khususnya untuk di provinsi Sumatera Selatan, pembangunan Integrated Cold Storage yang berskala kecil dan berlokasi di PPI PUS Sungai Lilin Desa Teluk Kemang kecamatan Sungai Lilin kabupaten Musi Banyuasin yang mendapat perhatian oleh Kemenko Kemaritiman.

Asisten Deputi Sumber Daya Mineral, Energi dan Non Konvensional, Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Amalyos Chan bersama tim yang lain melakukan peninjauan langsung ke lokasi Integrated Cold Storage.
Peninjauan lapangan ke lokasi pembangunan Integrated cold storage bertujuan untuk mengetahui secara langsung progress pembangunannya sehingga memudahkan langkah-langkah penyelesaianya apabila terdapat kendala, khususnya terkait pemenuhan pasokan listilriknya.

Amalyos Chan menargetkan, pembangunan Integrated Cold Storage akan rampung pada awal Januari 2017. “Pembangunan ini sudah berjalan 91 persen, pokoknya januari sudah jalan. Untuk pasokan listrik kita sudah koordinasikan dengan tim di Jakarta pada Januari, sudah jalan dan terbangun seperti ini,” jelasnya.

Pemilihan lokasi Integrated Cold Storage di Muba, Sumsel bukan tanpa pertimbangan, selain lokasi yang berdekatan langsung dengan sungai dan pasar juga ada beberapa faktor pendukung lainnya.

“Kapasitas Integrated Cold Storage bisa mencapai 30 ton, jadi diharapkan Sumsel bisa menjadi lumbung ikan dan bisa mensuplai ke kabupaten bahkan provinsi lain seperti Jambi,” ungkap dia, usai melakukan peninjauan progress pembangunan Integrated Cold Storage di Muba, Kamis ,(17/11).

Selain itu, dikatakan Amalyos pembangunan ini bisa meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan yang ada. “Ikan akan lebih tahan lama, jadi bisa disimpan di Integrated Cold Storage, jadi harga dipasaran tidak bisa dimainkan dan bisa ditekan serta bersaing,” singkatnya. (juniara)

RelatedPost