PALEMBANG — Pembangunan infrastruktur jembatan fly over Keramasan dan Bandara-Tanjung Api-api dipastikan tidak akan mengalami kendala yang berarti. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai  pada akhir 2017 sebelum  inpeksi dari tim komite penyelenggaraan Asian Games. Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai besar pelaksanaan jalan III, Thomas Setia Budi.

Ia menegaskan jika persoalan administrasi dan pembebasan lahan telah  dirampungkan. “Soal lahan tidak terlalu masalah karena secara umum itu di tengah jalan tapi memang ada yang harus dibebaskan sekitar 3000 meter persegi di Keramasan, mudah-mudahan tidak mengganggu karena lahannya tidak ada gedung atau ruko,” jelasnya.

Thomas mengatakan meski nantinya pasti terjadi kemacetan, pihaknya akan meminimalisir hal tersebut. “Kita usahakan perempatan-perempatan jalan yang terkena pembangunan dibicarakan secara baik agar tidak mengganggu arus lalu lintas, kalau ada jalur yang  terkena pembangunan maka nanti kita tambah jalurnya,” ujarnya.

Lanjut Thomas, pembangunan jembatan fly over tidak akan mengganggu  light  rail transit. “Nanti LRT  di atasnya tetapi berjejeran tidak bersinggungan, detailnya masih kita diskusikan  yang pasti tidak akan tabrakan dengan LRT,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost