PALEMBANG — Pemangkasan anggaran yang dilakukan pemerintah pusat berdampak luas terhadap sejumlah pembangunan yang dilaksanakan di provinsi Sumatera Selatan terutama untuk perbaikan serta pemeliharaan termasuk membuka akses menuju tempat-tempat wisata.

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Rabu (12/10) mengatakan pemangkasan sejumlah anggaran yang dilaksanakan seperti yang ada saat ini sudah dipastikan akan berpengaruh dengan pembangunan yang dilaksanakan di Sumsel saat ini hingga kedepan.

Menurutnya, pemerintah daerah sulit melakukan pembangunan secara besar-besaran termasuk untuk membuka akses baru untuk menuju tempat-tempat wisata seperti yang diharapkan.

“Tentu akan terganggu dengan adanya pemangkasan dana tersebut, tapi kita tidak diam disitu saja, kita akan cari jalan keluarnya,” ujar Alex.

Ditegaskannya, meski dana secara umum tidak mencukupi namun sumsel tetap melakukan sejumlah pembangunan terutama untuk sarana infrastruktur sebagai sarana untuk pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang.

Sebelumnya Deputi Bidang  Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan  Kementerian Pariwisata RI,  HM Ahman Sya di Palembang mengatakan, infrastruktur sekarang ini masih menjadi kendala dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Ya kita bisa liat saat ini hampir disetiap tempat wisata infrastruktur tersebut kurang mendukung dan itu sangat berdampak terhadap pengembangan sektor wisata,” katanya

Menurut Ahman Sya, infrastruktur memang bagian dari kenyamanan karena dengan adanya sarana penunjang maka wisatawan akan semakin nyaman. Bukan itu saja tetapi dengan dukungan infrastruktur yang baik maka wisatawan akan semakin tertarik untuk berkunjung.

“Oleh karena itu pembangunan sarana pendukung seperti akses menuju tempat wisata harus diutamakan supaya kunjungan wisatawan semakin meningkat,  Bila itu tidak diperhatikan maka kunjungan wisatawan sulit untuk berkembang,” jelasnya

Ia juga mengungkapkan, ada beberapa faktor lain yang juga sangat penting dalam mengembangkan pariwisata yakni masalah keamanan itu juga sangat menentukan wisatawan berkunjung. “Kalau sarana jalan dan ditambah dengan tidak aman, siapa yang mau datang ketempat wisata tersebut,” tegasnya. (juniara)

RelatedPost