PALEMBANG — Usai melakoni laga melawan Persija Jakarta (16/6) lalu, seluruh pemain Sriwijaya FC diberikan libur cukup panjang hingga 27 Juli mendatang. Teja Paku Alam dkk pun hampir seluruhnya sudah pulang ke kampung halaman masing-masing guna mempersiapkan diri merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarganya.

“Kemarin hanya Bobby Satria yang ikut dalam rombongan kembali ke Palembang karena harus menjalani operasi ringan pengangkatan pen di bahunya. Selebihnya sudah kembali ke daerahnya masing-masing dan baru akan kembali pada 27 Juli nanti,” ujar sekretaris tim SFC, Achmad Haris saat dihubungi Minggu (18/6) sore.

Tidak hanya pemain lokal, libur yang cukup panjang ini juga dimanfaatkan oleh legiun asing laskar wong kito untuk kembali ke negaranya. Seperti Tijani Belaid yang langsung pulang ke Paris guna merayakan Idul Fitri sekaligus bertemu keluarga besarnya. “Tahun ini memang sedikit berbeda karena saya juga akan mempersiapkan pernikahan yang rencananya diadakan Agustus mendatang, jadi keluarga saya dari Tunisia akan berkumpul di Paris guna berembuk mengenai hal ini,” ungkap marquee player SFC ini saat dihubungi melalui layanan sosial media.

Sementara itu, meski tidak merayakan Idul Fitri, namun kapten tim SFC Yu Hyun Koo juga menyempatkan diri kembali ke Incheon Korea Selatan. “Saya harus pulang karena mesti menjual apartemen, kemarin keluarga saya memberi tahu jika tidak dijual tahun ini maka harganya akan jatuh tahun depan,” bebernya.

Jika Tijani Belaid dan Yu Hyun Koo pulang ke negaranya, maka berbeda dengan duo Samba SFC, Hilton Moreira dan Alberto Goncalves. Keduanya memilih tetap berada di Indonesia dan justru kedatangan keluarga dari Brasil. Beto mendapat kunjungan dari sang ibu dan putera pertamanya, sedangkan Hilton didatangi oleh istri dan anak semata wayangnya, Thomas. “Ibu dan putera saya tidak pernah ke Indonesia walau saya sudah cukup lama bermain disini. Jadi libur ini mereka sengaja datang dan kami akan berlibur bersama,” ungkap Beto.

Caretaker tim SFC, Hartono Ruslan menyebut meski sedang libur, para pemain tetap akan diberikan program individual agar kondisi fisik tetap terjaga. “Semua tahu jika Lebaran maka banyak tradisi yang diadakan di Indonesia, mulai dari kuliner hingga jalan-jalan. Namun saya percaya mereka pemain professional yang bisa menjaga kondisinya, jangan sampai berlebihan karena usai Lebaran persiapan untuk pertandingan melawan Perseru cukup singkat,” pesannya. (Dedi)

Artikel Terkait