Suasana berbeda terlihat saat sesi latihan Sriwijaya FC di stadion Sriwedari Solo, Selasa (10/3) pagi. Stadion yang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di tahun 1946 ini memang cukup ramai dipadati oleh berbagai kelompok lainnya di luar laskar wong kito. Salah satunya adalah tim atletik National Paralympic Committee (NPC) Indonesia yanng tengah melakukan persiapan pelatnas untuk menghadapi ASEAN Para Games (APG) 2015 akhir tahun nanti.

Jika Asri Akbar dkk berlatih di lapangan rumput stadion Sriwedari, maka atlet atletik NPC Indonesia menggunakan track sintesis. Saat mendapatkan istirahat, tak jarang kedua kelompok ini saling memperhatikan satu sama lain dan saling mengagumi.

Bahkan penyerang SFC, Ferdinan Sinaga menyatakan respek dan kagum dengan perjuangan atlet NPC Indonesia. “Mungkin banyak yang tidak tahu, mereka memiliki prestasi kelas dunia. Dan untuk meraihnya, juga diperlukan kerja keras dan disiplin sama seperti atlet lainnya,” ungkap pemain terbaik Indonesian Super League (ISL) musim lalu ini.

Eks pemain Persib Bandung ini pun sempat berbicara akrab dengan salah satu atlet NPC Indonesia dan saling memberikan dukungan. “Mereka juga merupakan pahlawan negara, karena berjuang demi bangsa dan sudah membuat Merah Putih berkibar di ajang tingkat dunia, bahkan Olimpiade,” tambahnya.

Sementara itu, Zainal atlet 400m NPC Indonesia mengaku memang cukup mengenal pemain SFC yang dinilainya sebagai klub bertabur bintang. “Saya kebetulan berasal dari Bandung, jadi tadi saya menanyakan kepada Ferdinan mengapa pindah dari Persib, padahal baru saja meraih juara ISL,” ungkapnya.

Dirinya sendiri mengaku sebelum menjadi atlet NPC Indonesia sangat menggemari dan sering bermain olahraga sepakbola. “Sekarang kami tengah fokus bersiap menuju Paragames Singapura yang katanya akan digelar akhir tahun nanti,” ujar atlet yang juga turun di ajang Paramages Incheon tahun lalu ini.

 

Artikel Terkait